Daftar Isi [Tampil]

LOMBOK TIMUR, Radarselaparang.com - Warga Nadlatul Wathan (NW), tumpah ruah hadiri pawai alagoris luapkan kehausannya dalam menyambut Hultah ke- 87 Madrasah NWDI, melalui pawai alagoris setelah dua tahun tanpa kegiatan pasca Pandemi Covid-19. Star dari Lapangan umum Kecamatan Lenek finish di depan panggung penghormatan Ponpes Syaikh Zainuddin NW di Anjani - Lombok Timur, Sabtu (20/8).

Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Wathan (PBNW) beserta rombongan sampai dipanggung penghormatan pukul 14.19 Wita, untuk menyambut kehadiran kontingen pawai Alagoris dari berbagai banom, lembaga dan lapisan masyarakat.

Hadir dipanggung utama (Ponpes Syaikh Zainuddin NW di Anjani), Rois 'Am NW Ummuna Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Ketua Umum PB NW Maulana syaikh TGKH. L.G.M. Zainuddin Atsani, Lc, M.Pd.I, Syaikh Abu Abdillah Musthofa Muzayyan At-Tilim Tsani (dari Makkah Saudi Arabia), Para Masyaikh MDQH NW, dan Pengurus Wilayah se - Indonesia.

Sebelum dimulai pelepasan pawai Alagoris, dipanggung utama, sambutan panitia oleh TGH Ikhsan Safar sekretaris panitia Hultah ke 87 Madrasah NWDI, menyampaikan kegiatan pawai Alagoris merupakan Sunnatan Hasanatan dari Guru Besar Almagfurulah Maulanassyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (sang pendiri organisasi NW dan Madrasah NWDI dan Pahlawan Nasional asal NTB. 

"Mari kita perbaiki niat kita, semoga ini menjadi amal ibadah kita. Kepada seluruh kontingen pawai Alagoris kami ucapakan selamat jalan," ucapnya.

Selanjutnya, Ketua Umum PB NW Maulanasyaikh TGKH. L.G.M. Zainuddin Atsani, dalam amanatnya sebelum melepas kontingen pawai Alagoris menyampaikan, semoga kehadiran jamaah hari ini dan besok dipuncak acara, sebagai tanda bukti kebaktian pada pendiri Organisasi Nadlatul Wathan sebagai induk Madrasah NWDI.

Terakhir Doa oleh Syaikh Abu Abdillah Musthofa Muzayyan At-Tilim Tsani, Peserta pawai diawali dari kontingen MA Mu'allimat dengan membawa bendera merah putih dan MA Mu'allimin membawa bendera Organiasi NW, selanjutnya disusul barisan Tullab dan Tollibat MDQH, pelajar, santri/santriwati, pengurus muslimat NW, kelompok pengajian, simpatisan dan jama'ah NW yang berasal dari Provinsi NTB dan warga NW diluar pulau Lombok, dengan estimasi jumlah massa sekitar 20.000 orang.

Terlihat keramaian seperti lautan manusia mulai dari Lapangan Lenek sampai Anjani, barisan kontingen banom dan lembaga tidak ada yang absen untuk ambil bagian, begitu juga dengan warga NW bahkan diluar organisasi NW banyak yang datang ikut berpartisipasi menyemarakkan pawai Alagoris ini.

Animo masyarakat yang sangat tinggi seperti meluapkan rasa rindu dan hausnya untuk mengikuti seluruh rangkaian acara Hultah, terlihat sejak pukul 14.19 wita sampai pukul 20.00 WITA kontingen jamaah NW masih terlihat beriringan seperti tidak ada habisnya, membuat aparat keamanan dibantu oleh pasukan inti Hizbullah NW bekerja ektra.

Pengaturan dan pengalihan arus lalin oleh Sat Lantas, gabungan staf Polres Lotim dan anggota Polsek jajaran diback-up Sat Pol PP Kab. Lotim dan pengaman internal NW  pada titik yang telah ditentukan.


"Sangat ramai dan sungguh mengharukan tumpah ruah jamaah NW yang hadir pada tahun ini, jamaah mungkin sangat rindu pada perayaan Hultah yang sempat dua tahun tidak diadakan,"ungkap TGH Muzayyin Shobri, ketua Pengurus Daerah NW Lombok Timur. (RS/dipa)