Daftar Isi [Tampil]

Lokasi penemuan waga sembalun yang telah menjadi mayit di selokan air
LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Warga Dusun Lendang Luar, Daya Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun digegerkan dengan penemuan mayit oleh warga yang hendak ke tanah sawah miliknya di selokan air. Selasa (19/12/2023)

Karena dikagetkan dengan penemuan seseorang yang belum diketahui identitasnya, H. Bayu (52) mendatangi Polsek Sembalun untuk memberitahukan kepada pihak bewajib, selanjutnya Anggota Polsek Sembalun menghubungi pihak puskesmas Sembalun untuk bersama sama mengevakuasi korban.

Dari hasil penelusuran Polsek setempat, Mayit tersebut diketahui bernama Ruslan (22) seorang petani beralamat Dusun Lendang luar Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun.

Dengan adanya laporan polisi tersebut, Team yang terdiri dari pihak puskesmas Sembalun dan anggota Polsek Sembalun menemukan posisi korban masih berada di selokan Air dan juga menemukan kendaraan korban yang posisinya tidak jauh dari tempat korban di temukan.

Dari hasil pemeriksaan luar yang sudah dilakukan oleh pihak puskesmas ditemukan luka lecet pada bagian kaki dan paha kanan yang cukup tidak beraturan dan juga di temukannya luka di bagian kepala belakang dengan diameter 5 - 6 cm, selanjutnya pihak puskesmas melakukan visum terhadap korban.

Polsek Sembalun melalui PS Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman membenarkan kejadian tersebut, Dikatakan pada saat didemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa (meninggal dunia -red).

Di duga kejadian ini karena korban lalai dan kurangnya hati -hati pada saat pengemudi kendaraan dan tidak memiliki lampu penerangan pada saat melaju dan kurang konsentrasi sehingga kendaraan tidak bisa di kendalikan  dan terjadi laka lantas.

Juga disampaikan tidak di temukannya tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban dan Pihak Puskesmas Sembalun telah Melakukan Visum terhadap Korban, dan perkiraan Dokter yang menangani meninggalnya korban sekitar  6 - 7 jam setelah di temukan.

"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah mengambil jenazah korban untuk proses pemakaman," pungkasnya. (RS)


Ikuti kami di berita google