Daftar Isi [Tampil]

Jumat Salam Pj Bupati Lotim dan Gubernur NTB gandeng OJK Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Illegal yang beredar di masyarakat
LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Program Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat (Jumat Salam) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Nusa Tengggara Barat (Pemprov NTB) gandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada agenda ke 12 ini kembali mengunjungi Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang di khususkan di desa Bilok Petung kecamatan Sembalun untuk edukasi keuangan  masyarakat dengan mencegah Investasi Bodong dan Pinjol Illegal . Jumat (2/1/2023).

Salam Jumat tersebut bertemakan dengan tema “Edukasi Keuangan Pada Masyarakat” dengan dihadiri Selain Pj Bupati Lotim dan Pj Gubernur NTB ada Panglima Kodam IX/Udayana beserta jajaran, Kepala OJK NTB, dan seluruh stake holder terkait. Kegiatan itu tentunya untuk Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Illegal yang selalu melilit keuangan masyarakat.

Dikesempatan itu, Pj. Bupati Lotim, H.M. Juaini Taofik menyebut Jumat Salam kali ini tidak biasa, karena di hadiri oleh Pangdam IX/Udayana. Menurutnya, kehadiran Pangdam/IX Udayana di tengah masyarakat Bilok Petung patut di syukuri. 

Iapun menyampaikan terimakasih pada Kepala OJK yang telah menginisiasi program literasi keuangan yang tentunya.

"Dengan silaturahmi ini persoalan di Lombok Timur khususnya di kecamatan Sembalun dapat di selesaikan," harap Juaini.

Dikesempatan yang sama, Pj. Gubernur Nusa Tenggara Barat H. L. Gita Ariadi pada kegiatan tersebut mengatakan, Jumat Salam kali ini bekerjasama dengan OJK untuk memberikan pemahaman Literasi Keuangan terkait Indstri Perbankan.

Ia menyebut Pemerintah telah menyediakan dukungan anggaran untuk meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat yang di salurkan melalaui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bekerjasama dengan perbankan untuk mengembangkan UMKM.

Kegiatan literasi keuangan  tersebut juga sebagai Upaya mencegah Masyarakat terjebak oleh berbagai penawaran jasa keuangan Ilegal seperti Investasi Bodong dan Pinjol yang sangat merugikan Masyarakat.

"Selain memahami literasi keuangan, Masyarakat juga lebih faham terkait dunia perbankan," harap Lalu Gita.

Pj. Gubernur juga mendorong masyarakat untuk  dapat mengembangkan Industri kreatif yang dapat menghasilkan produk yang bernilai jual, mengingat desa Bilok Petung sangat dekat dengan desa Sembalun yang terkenal sebagai destinasi wisata yang mendunia.

Ia menilai desa wisata Sembalun dapat memeberikan efek domino terhadap desa Bilok Petung, yang mana nantinya di harapakan wisatawan yang berkunjung ke Sembalun akan singgah ke desa Bilok Petung dengan membeli produk UMKM di Bilok petung sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan msayarakat setempat.

"Oleh karenanya para pelaku Industri kreatif diminta untuk melapor pada pemerintah jika membutuhkan pendampingan berupa pembekalan maupun penguatan modal," terangnya.

Dijelaskan juga pada program Jumat Salam, melekat program Jumat Belondong, yang di artikan sebagai Jumat Memakai Sarung, keistimewaan Jumat belondong adalah Londong atau sarung yang di gunakan merupakan kain tentun Khas NTB yang di produksi secara tradisional oleh Masyarakat di seluruh NTB.

"Seperti Pringgasela, Sukarara, Bima dan lain sebagainya. hal tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masayarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," sebutnya.

Sementara itu, Pangdam  IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Harfendi, yang berkesempatan hadir di acara Jumat Salam usai melakukan kegiatan penghijauan dan membersihkan sampah di Gunung Rinjani Bersama Pemkab, Pemprov serta Masyarakat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Jumat Salam sebagai Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu Ia mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan melestarikan alam di antaranya  dengan membuang sampah pada tempatnya juga dengan melakukan penghijauan.

"Kita berharap Masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban pemilu mengingat pemilu akan dilaksanakan dalam waktu kurang dari 2 minggu lagi," himbaunya. (RS)


Ikuti kami di berita google