LOMBOK TIMUR, NTB - Radarselaparang.com || PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Selong menanggapi pemberitaan mengenai nasabah yang mengaku kehilangan saldo dari transaksi misterius di aplikasi BRImo pada beberapa hari yang lalu. Kantor BRI Cabang Selong Lombok Timur
Pemimpin Kantor Cabang BRI Selong, Dito Sanjaya Putra, menegaskan bahwa setelah dilakukan investigasi menyeluruh, transaksi tersebut dipastikan adalah transaksi sah.
"Kami telah melakukan investigasi atas pengaduan nasabah yang bersangkutan. Hasilnya menunjukkan bahwa transaksi tersebut merupakan transaksi yang sah, dilakukan dengan menggunakan username, password, dan PIN di perangkat HP nasabah itu sendiri," jelas Dito Sanjaya Putra, pada Rabu (16/7)
Menurut Dito, bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan. Dalam kasus ini, karena transaksi dilakukan dengan data kredensial nasabah sendiri di perangkat pribadinya, BRI tidak menemukan adanya kelalaian dari sistem bank.
BRI juga kembali mengimbau seluruh nasabah untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan mereka. "Kami sangat menekankan agar nasabah tidak pernah memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username, password, hingga kode OTP kepada siapapun, termasuk pihak yang mengatasnamakan BRI," tegas Dito.
Ia menambahkan bahwa BRI selalu menjaga kerahasiaan data nasabah dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data-data rahasia tersebut. "BRI berkomitmen untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap operasional bisnisnya, demi keamanan dan kepercayaan nasabah," tutup Dito. (RS)