LOMBOK TIMUR, NTB - Radarselaparang.com || Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lombok Timur baru-baru ini sukses menggelar Training Akbar tingkat nasional yang menjadi sorotan, terdiri dari Latihan Kader (LK) II, Penataran Kohati, dan Senior Course. Mengusung tema ambisius “Strategi HMI: Mengintegrasi Ekologi, Ekonomi, dan Sosial dalam Pembangunan Nasional,” kegiatan ini menandai langkah maju HMI dalam mencetak kader yang relevan dengan tantangan zaman.Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lombok Timur usai menggelar Training Akbar tingkat nasional
Training akbar ini dirancang untuk membentuk kader HMI yang tak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka terhadap isu-isu krusial seperti lingkungan, ekonomi kerakyatan, dan keadilan sosial. Tujuannya jelas untuk menghasilkan generasi penerus yang mampu menyelaraskan aspek-aspek vital ini demi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Wawan Jaya Purnama, Ketua Umum HMI Cabang Lombok Timur, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konsolidasi pemikiran dan gagasan strategis dari seluruh kader HMI di Indonesia. HMI sebagai organisasi kader harus terus hadir dengan ide-ide solutif bagi bangsa.
"Training ini menjadi ruang aktualisasi intelektual yang terarah dan terorganisir, terutama dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang berwawasan ekologi dan sosial,” ujar Wawan, pada Selasa (22/7).
Antusiasme juga datang dari Ketua Umum PB HMI yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan militansi kader di daerah. Beliau menekankan pentingnya peran HMI dalam pembangunan bangsa. HMI memiliki tanggung jawab sejarah dalam pembangunan bangsa.
"Maka melalui kegiatan seperti ini, kita ingin memastikan bahwa kader HMI memiliki peran aktif dalam mengawal kebijakan publik dan pembangunan yang berpihak pada rakyat serta kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan penuh ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai cabang HMI di seluruh Indonesia. Selain materi pengkaderan yang mendalam, peserta juga terlibat dalam diskusi tematik, simulasi perumusan kebijakan, serta refleksi sosial di tengah masyarakat. Ini semua bertujuan untuk membekali kader dengan pengalaman praktis dan pemahaman kontekstual.
Dengan suksesnya Training Akbar ini, HMI Cabang Lombok Timur optimis dapat melahirkan kader-kader strategis yang siap menjadi motor penggerak perubahan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
"Mereka diharapkan mampu membawa ide-ide inovatif dan solusi konkret untuk menjawab kompleksitas persoalan ekologi, ekonomi, dan sosial di Indonesia," pungkasnya. (RS)