![]() |
Pemberian bantuan dari Baznas Lotim pada Wati yang dialokasikan untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi rumah |
Pembantu Pelaksana Harian (PLH) Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Hamdi, S.T., M.Pd., menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab Baznas untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
Ia membeberkan, Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan berobat, rehabilitasi rumah, hingga kursi roda, dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.
"Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan amanah dari para muzaki (pemberi zakat) kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu dan sangat membutuhkan," ujar Dr. H. Hamidi di sela kegiatan penyaluran bantuan pada pada Jumat (29/8).
Ditegaskan Dr. H. Hamidi, Dalam kegiatan penyaluran kali ini, Baznas memprioritaskan bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Dua orang penerima manfaat, Murti dari Dusun Tebaban Saung, Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, dan Wati dari Otak Desa, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, menerima bantuan masing-masing sebesar Rp15 juta.
"Bantuan untuk Murti dikhususkan untuk biaya pengobatan, sementara untuk Wati, dana tersebut dialokasikan untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi rumah," jelas Dr. H. Hamidi.
Penyaluran bantuan ini disaksikan langsung oleh sejumlah pihak penting, termasuk PLH Ketua (Waka 2), Kepala Bagian Pendistribusian & Pendayagunaan, Kepala Bagian Pengumpulan, Kepala Subbagian Umum, staf Bagian Media, perwakilan dari Unit Pengelola Zakat (UPZ) setempat, serta Camat, Kepala Desa dan Kepala Wilayah masing-masing.
Kehadiran para pejabat ini menegaskan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan yang dilakukan Baznas Lombok Timur.
![]() |
Salah satu masyarakat penerima bantuan kursi roda dari Baznas Lotim |
1. Nyemah dari Lingkok Laki, Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat.
2. Sailah dari Repok Lepak, Desa Gereneng Timur, Kecamatan Sakra Timur.
3. Menah dari Batu Tameng, Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, dan
4. Baiq Rusmini dari Deyen Rurung, Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia.
Penyaluran kursi roda ini juga dihadiri oleh perwakilan Baznas, staf administrasi, staf media, KUPZ setempat, serta keluarga pasien. Kehadiran mereka merupakan wujud dukungan moral bagi para penerima manfaat.
"Semua kegiatan ini menunjukkan bahwa Baznas Lombok Timur terus berupaya untuk menjadi jembatan kebaikan antara muzaki dan mustahik, memberikan harapan baru dan meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Dr. H. Hamdi. (RS)