Daftar Isi [Tampil]

Jurnalis Lotim Lomba Mancing Kemerdekaan 80
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan oleh para pejabat dan masyarakat, tetapi juga oleh para jurnalis di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, puluhan jurnalis Lotim menggelar lomba mancing bertajuk "Jurnalis Lotim Lomba Mancing Kemerdekaan 80" pada Senin (18/8). Acara unik ini berlangsung di Kolam Ikan Bumbasari, Selong, menjadi ajang pelepas penat sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Lomba mancing ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik. Dalam sambutannya, Sekda mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana positif untuk para jurnalis. "Kegiatan ini sangat bagus sebagai ajang silaturahmi dan refreshing dari rasa penat dalam meliput berita," ujar Juaini. 

Ia menambahkan bahwa pekerjaan jurnalis yang setiap hari berkutat dengan berita—baik dari pemerintah maupun masyarakat—memerlukan momen seperti ini untuk sejenak melepaskan lelah.

Juaini juga menekankan peran penting jurnalis sebagai jembatan informasi. "Jurnalis punya peran vital. Berita yang disampaikan dari pemerintah membuat masyarakat tahu, dan sebaliknya, berita dari masyarakat membuat pemerintah paham kondisi dan kehendak warganya," jelasnya.

Ketua Panitia Lomba Mancing, Syamsurrijal, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk partisipasi jurnalis dalam menyemarakkan HUT ke-80 RI. Lebih dari sekadar kompetisi, lomba ini bertujuan utama untuk mempererat tali persaudaraan sesama jurnalis. 

"Semua yang ikut di sini terlihat bahagia. Kalah atau menang, semuanya tetap tersenyum dan pulang membawa ikan," kata Syamsurrijal, menggambarkan suasana kekeluargaan yang begitu kental.

Di tengah teriknya matahari, para peserta terlihat menikmati setiap momen. Canda tawa terdengar di sepanjang kolam, menciptakan atmosfer kebersamaan yang jarang terjadi di tengah rutinitas liputan yang padat. Mereka saling berbagi tips memancing dan cerita, seolah melupakan sejenak persaingan di dunia pemberitaan.

Setelah beberapa jam bersaing, para pemenang akhirnya diumumkan. Samsul Hadi dari Okenews berhasil meraih juara pertama, menunjukkan keahlian memancingnya yang luar biasa. Posisi kedua ditempati oleh M. Irwan Januari dari Kobarannews, sementara M. Nazri dari Aktivis menduduki posisi ketiga.

Namun, ada juga kategori tangkapan ikan terbesar, Penghargaan ini diberikan kepada Agus Purnomo dari Detik24, yang berhasil menarik ikan dengan bobot paling besar. Kemenangannya disambut tepuk tangan meriah, menandakan bahwa keberuntungan dan kesabaran juga menjadi kunci sukses dalam lomba ini.

Dengan berakhirnya lomba mancing ini, para jurnalis kembali ke rutinitas mereka dengan semangat baru. Acara ini tidak hanya sukses sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa di balik tuntutan profesi, ada ikatan persaudaraan yang kuat di antara mereka. Lomba mancing ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dalam berbagai cara yang unik dan penuh makna. (RS)