LOMBOK TIMUR – Radarselaparang.com || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memastikan diri menjadi garda terdepan dalam merespons kondisi darurat masyarakat. Ketua Baznas Lotim, H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa lembaganya kini membuka jalur khusus untuk penanganan kasus-kasus gawat darurat, meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi tersebut.
Ketua Baznas Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli.
H. Muhammad, menjelaskan bahwa layanan ini adalah bagian dari visi baru mereka, Lombok Timur SMART (Santun, Mapan, Amanah, Responsif, dan Transparan). Poin "Responsif" menjadi kunci untuk memastikan setiap laporan kebutuhan mendesak, seperti sakit tanpa penanganan, bencana alam, atau situasi memprihatinkan lainnya, dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
"Jika ada masyarakat kita yang membutuhkan perhatian cepat yang sifatnya emergency/darurat, maka kami sangat berharap agar informasi itu langsung disampaikan kepada Baznas," ujar H. Muhammad, pada Jumat (12/9).
Layanan darurat ini juga didukung oleh komitmen Baznas untuk memberantas praktik calo. Menanggapi keprihatinan Bupati Drs. H. Hairul Walisin, M.Si, Baznas Lotim menyatakan perang terhadap perantara yang kerap memotong hak mustahik.
"Setiap bantuan yang disalurkan, harus sampai kepada yang bersangkutan tanpa dikurangi satu sen pun," tegas H. Muhammad.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, seluruh operasional Baznas Lotim selalu berlandaskan pada SOP, regulasi, dan fatwa Dewan Syari'ah. Hal ini dilakukan untuk mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah dengan sebaik-baiknya, "seterang benderangnya," tekan H. Muhammad. (RS)

