Daftar Isi [Tampil]

Ketua Baznas Provinsi NTB, Lalu M. Iqbal Murad saat menyerahkan rumah yang telah dibangun melalui program Mahyani
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan dengan meresmikan program Rumah Layak Huni (Mahyani) di Dusun Anjani Barat, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, pada Jumat (28/11).

Ketua Baznas Provinsi NTB, Lalu M. Iqbal Murad, secara simbolis menyerahkan kunci rumah program Mahyani kepada dua penerima manfaat, yakni Inaq Sedah (90) dan Inaq Sriayu (80) didampingi dengan pemberian santunan berupa sembako kepada masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Lalu M. Iqbal Murad menjelaskan bahwa peresmian di Desa Anjani ini merupakan bagian dari program besar Baznas NTB untuk membangun 340 unit Rumah Layak Huni di seluruh wilayah NTB.

"Kami, Baznas NTB, atas arahan Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat, menjadi bagian dari program 106 Desa Berdaya yang sedang digagas oleh pemerintah," ujar Lalu Iqbal.

Ia menambahkan, program Baznas memiliki dua fokus utama yakni Karitatif/Konsumtif berupa Bantuan segera untuk keberlangsungan hidup, dan Pemberdayaan berupa Bantuan berupa usaha mikro dan program lainnya.

Khusus untuk pembangunan Mahyani di Desa Anjani, Lalu Iqbal Murad berharap rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi penerima, terutama untuk keberlangsungan hidup anak-anak. Beliau juga berterima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat sekitar dalam proses pembangunan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Anjani, Abdurrahman, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas nama masyarakat. Ia menyampaikan ucapan beribu-ribu terima kasih kepada Baznas Nusa Tenggara Barat yang telah membantu masyarakat kami dalam program Rumah Layak Huni.

"Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang baik, menjadi tempat ibadah, dan menjadi amal ibadah bagi Bapak-bapak yang telah membantu kami," tutur Abdurrahman.

Ia juga berharap agar ke depannya, bantuan serupa dapat diperluas di Desa Anjani, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni.

Acara peresmian ditutup dengan doa agar para pemimpin dan para muzakki (pemberi zakat) yang telah berinfak dan bersedekah melalui Baznas diberikan balasan berlipat ganda, serta agar program-program pemerintah provinsi untuk kemajuan daerah dapat segera terwujud. (RS)