Daftar Isi [Tampil]

OPINI, Radarselaparang.com || Sejak dilantik pada hari Jum'at 18 Juli 2025 oleh Bupati H. Khairul Warisin di Pendopo Bupati Lombok Timur, maka secara resmi pimpinan Baznas yang baru, mengemban amanah  lima tahun kedepan.

Bupati berharap, lima pimpinan terpilih, harus selalu kompak dan bersatu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

Mengedepankan kolektif kolegial dalam setiap keputusan, karena ketua hanya sebagai koordinator dalam pengambilan keputusan.

Perbedaan yang ada hendaknya dijadikan kekuatan untuk saling melengkapi dalam mencapai tujuan. Jangan sekali kali saling meninggalkan apalagi saling menjelekkan. Itulah kunci keberhasilan. 

Demikian pesan penting  yang disampaikan Bupati pada acara pelantikan.

Kini seratus enam puluh lima hari telah terlewatkan. Adakah perubahan yang dirasakan..? Tentu masing masing memiliki catatan tersendiri.

Di penghujung tahun 2025 ini, setiap kita memiliki kesan dan pesan yang berbeda-beda sesuai dengan kapasitas, fungsi dan tugas yang  kita pikul.

Secara pribadi, saya sebagai wakil ketua dua bidang pendistribusian dan pendayagunaan, memiliki beberapa catatan selama lima bulan bersama Baznas Lombok Timur SMART, antara lain :

1. Awal Mula Mengenal BAZNAS Lombok Timur

Hari Jum'at tanggal 18 Juli 2025 merupakan awal mula saya memasuki dunia baru sebagai salah satu pimpinan BAZNAS di Kabupaten Lombok Timur.

Hari itu juga merupakan hari pertama melihat secara langsung kantor BAZNAS Lombok Timur yang beralamat di Jalan S. Parman Nomor 4 Kelurahan Sandubaya Kecamatan Selong.

Itupun atas kesepakatan lima pimpinan setelah acara pelantikan, yang jaraknya tidak jauh dari pendopo Bupati Lombok Timur tempat acara pelantikan.

Hari itu, di kantor aktivitas terlihat sepi, mungkin karena semua amilin sedang libur, mengingat waktu kerja hari Jum'at sampai jam 11.00 siang, sedangkan acara baru selesai menjelang sholat asar.

Saat itu, kami hanya bertemu dengan  dua orang amilat yang baru saja pulang dari rumah sakit untuk memberikan santunan biaya berobat.

Belakangan kedua orang tersebut ternyata Mbak Yeyen dan Mbak Nanik. Keduanya merupakan amilat yang sejak berdirinya basnas telah menjadi amilat dibidang pendistribusian dan pendayagunaan.

2. Hari pertama masuk kerja 

Senin, 21 Juli 2025 merupakan hari pertama bekerja sebagai salah satu pimpinan di Baznas Lombok Timur. Di kantor belum ada siapa siapa kecuali kami berlima sebagai pimpinan. 

Sebab, sesuai regulasi dan SOP yang berlaku bahwa masa kerja semua amilin berakhir sampai adanya pimpinan Baznas yang definitif.

Maka, kami bersepakat mengadakan rapat pimpinan membahas langkah strategis merekrut amilin dengan mempertimbangkan saran dari bupati dan wakil bupati.

3. Capaian Kegiatan 

Capaian kegiatan penyaluran dan pendistribusian selama lima bulan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur sebagai berikut:

Pada bidang kesehatan Baznas Lotim telah menyalurkan dan mendistribusikan sebesar 1,4 miliar dengan penerima manfaat sebanyak 422 orang.

Untuk bidang pendidikan telah didistribusikan sebesar 1,8 miliar dengan jumlah penerimaan manfaat sebanyak 6246 guru.

Bidang kemanusiaan sebesar 3,7 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 6008 orang. Sedangkan pada bidang ekonomi sebesar 374 juta dengan jumlah penerima manfaat 141 orang. 

Untuk bidang advokasi dan keagamaan sebesar 1 miliar 78 juta dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 115 lembaga.

4. Lima bulan belajar di Baznas 

Berawal dari proses penetapan amilin sebanyak 105 orang, terdiri dari  Dewan syari'ah 10 orang, Satuan Audit Internal sebanyak 10 orang, amilin sebanyak 43 orang dan KUPZ disemua kecamatan sebanyak 42 orang.

Jumlah tersebut adalah yang terbanyak dari semua amilin Baznas yang ada di Indonesia.

Ini merupakan tantangan bagi pimpinan yang baru ditengah pemotongan anggaran daerah dari pemerintah pusat.

Sebab, gaji dan honor dari seluruh amilin bersumber dari APBD yang besaranya tidak lebih dari dua miliar. Sedangkan jumlah amilin yang baru bertambah dua kali lipat.

Hal ini dimaksudkan untuk mensinergikan kebijakan dari pimpinan daerah dalam rangka meningkatkan jumlah pengumpul ZIS DSKL lima tahun kedepan.

Selain itu, tantangan dan harapan  yang paling utama adalah bagaimana mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati menuju Lombok Timur SMART.

Dengan segala kekurangan dan kelebihan dalam memberikan pelayanan selama lima bulan ini, hendaklah kita jadikan pembelajaran untuk menatap masa depan BAZNAS yang lebih baik dalam memberikan pelayanan.

Pelayanan yang baik dan optimal terhadap para muzzaki dan mustahik merupakan kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Lombok Timur.

5. Catatan penting untuk tahun 2026

Beberapa catatan berikut ini, mudah mudahan dapat kita jadikan dasar untuk melakukan perbaikan dan pelayanan yang lebih optimal pada tahun 2026, antara lain ;

1. Manajemen pengelolaan ZIS DSKL perlu segera ditetapkan sebagai acuan melakukan perubahan lima tahun kedepan. 

2. Renstra dan Renja BAZNAS segera di bahas dan disesuaikan dengan RPJMD Kabupaten Lombok Timur dengan melibatkan OPD terkait.

3. Semua unsur pimpinan dan seluruh amilin agar berkerja secara maksimal sesuai bidang masing masing dengan prinsip "Bekerjasana dan bekerja bersama sama" dalam menjalankan amanah.

4. Tata kelola zakat yang bermartabat merupakan prinsip dasar dalam menjalankan program kerja yang Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

5. Laporan kinerja Baznas untuk semua bidang sudah seharusnya berbasis digital.

Penutup 

Jika ada kelalaian, kesalalahan dan kesengajaan yang kita lakukan untuk kepentingan diri kita sendiri, mari kita tinggalkan. 

Cukuplah lima bulan ini sebagai madrasah ilmu, yang telah mengajarkan kita tentang beratnya amanah, besarnya fitnah uang, dan sulitnya kejujuran.

Mari kita bangun kebersamaan, segala perbedaan yang ada adalah kekuatan untuk saling menopang. 

Kesepahaman dan kesepakatan diantara kita merupakan kunci dari keharmonisan.

Semoga Allah SWT menganugerahkan kita kesehatan, kedamaian, kekuatan, keberkahan dan keteguhan iman dalam mengemban amanah ini.

Setiap langkah kita di tahun 2026, dibimbing, dimudahkan, dan tetap Istiqomah dalam kebaikan.

Saatnya menjadikan zakat, infak, dan sedekah bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi menjadi cahaya dan harapan bagi mustahik menuju Lombok Timur yang  sejahtera, maju, adil, religius dan transparan.

Selamat Tahun Baru 2026.


Selong, 31 Desember 2025

Penulis 

Dr.HM.Hamidi, M.Pd

Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Lombok Timur