![]() |
| Pelantikan Dua pejabat Pratama |
Adapun dua pejabat yang dilantik adalah:
Hambali, SH sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Siti Aminah, S.Sos sebagai Kepala Dinas Sosial.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, dalam sambutannya memberikan arahan tegas sekaligus "pekerjaan rumah" yang tidak ringan bagi kedua pejabat baru tersebut. Wabup menekankan pentingnya eksekusi cepat, terutama terkait rencana belanja bantuan sosial.
Tugas yang diemban tidaklaj ringan. Tahun depan, Pemkab berencana merealisasikan belanja paket sembako senilai Rp30 miliar untuk masyarakat.
"Mengingat 17 Februari kita sudah memasuki bulan puasa, Bapak Bupati menghendaki distribusi ini harus tuntas sebelum lebaran," ujar Wabup Edwin.
Ia mengingatkan berkaca pada pengalaman sebelumnya saat menyalurkan 237.000 paket sembako dan bantuan permodalan koperasi, masih terdapat suara-suara dari bawah mengenai data penerima yang tumpang tindih.
Wabup secara khusus menyoroti masalah data kemiskinan (Desil 1-10). Ia meminta Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas PMD untuk bersinergi erat memberikan ruang bagi Pemerintah Desa dalam mengusulkan warganya yang benar-benar layak namun belum masuk dalam basis data.
"Dengarkan suara-suara kecil dari bawah. Ingat, tidak ada orang tersandung karena batu besar, tapi kerikil kecillah yang bisa menjatuhkan kita. Kolaborasi antara Ibu Kadis Sosial dan Bapak Kadis PMD sangat krusial agar program ini lancar," pesan Wabup Edwin.
Selain urusan logistik bantuan, Kepala Dinas PMD yang baru juga diingatkan mengenai agenda besar di tahun 2026, yakni berakhirnya masa jabatan ratusan Kepala Desa di Lombok Timur. Hal ini menjadi atensi khusus agar proses transisi kepemimpinan di tingkat desa tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wabup Edwin berpesan agar pimpinan baru mampu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi bawahannya.
"Jika bawahan bekerja dengan senang dan nyaman, mereka akan memberikan kinerja terbaik untuk mendukung tugas-tugas Bapak dan Ibu," pungkasnya. (RS)


