Daftar Isi [Tampil]

Kirab Budaya PASUTIMUR Desa Tebaban
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Semangat pelestarian warisan leluhur di Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, semakin menguat. Organisasi pemuda Dusun Tebaban Timur, PASUTIMUR, sukses menggelar Kirab Budaya Kedua yang tahun ini diangkat ke level desa dan dipusatkan di Lapangan Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga. Selasa (2/12).

Perhelatan akbar ini bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi telah resmi diserahkan kepada pemerintah desa sebagai upaya meneguhkan identitas budaya Desa Tebaban, dengan kesenian tradisional petak janger sebagai simbol utamanya.

“Merawat Tradisi Mendidik Generasi”
Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PASUTIMUR yang ke-6, Kirab Budaya tahun ini mengusung tema inspiratif “Merawat Tradisi Mendidik Generasi.”

Ketua Panitia, Ismail, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan tanggung jawab krusial generasi muda saat ini. Menurutnya, tradisi tidak boleh hanya berhenti sebagai tontonan, tetapi harus bertransformasi menjadi media pendidikan karakter yang mengajarkan moral, etika, dan rasa kebersamaan.

"Tradisi bukan sekadar hiburan. Bagi kami, ini adalah wadah pembentukan karakter generasi penerus," ujar Ismal.

Keputusan memindahkan lokasi kirab dari dusun ke Lapangan Desa Tebaban menunjukkan peningkatan antusiasme dan besarnya potensi budaya yang dimiliki. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah.

"PASUTIMUR menunjukkan bahwa warisan budaya adalah pondasi penting dalam membangun masa depan,"terang. Ismail

Dukungan Wakil Bupati Lombok Timur disampaikan melalui Kepala Dinas Pariwisata, yang menilai kegiatan ini mampu menunjukkan potensi Desa Tebaban untuk dikembangkan menjadi desa wisata budaya. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

Kepala Desa Tebaban, Mashuri S.Ag, turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada pemuda PASUTIMUR dan seluruh panitia yang telah menjadikan kirab ini sebagai agenda resmi desa.

“Pemerintah desa akan terus memberikan dukungan penuh dalam setiap pelaksanaan kirab budaya di tahun-tahun mendatang,” tegas Mashuri.

Dengan terlaksananya Kirab Budaya Kedua ini, PASUTIMUR berhasil membuktikan bahwa semangat muda dapat menjadi motor penggerak utama dalam melestarikan, merawat, dan mewariskan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi berikutnya.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang kreatif bagi pemuda dan memperkuat identitas Desa Tebaban sebagai desa yang kaya akan nilai tradisi," pungkas Masyhuri. (RS)