![]() |
| Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengukuhkan Pengurus Forum Informasi dan Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (FIK LKS) Lombok Timur Periode 2025-2030. |
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Edwin menyampaikan apresiasi mendalam atas peran strategis FIK LKS sebagai perpanjangan tangan Pemda dalam membina lembaga sosial. Mengingat jumlah penduduk Lombok Timur yang mencapai 1,4 juta jiwa dan tantangan sosial yang tinggi, keberadaan FIK LKS dinilai sangat krusial.
"Pemda membuka ruang seluas-luasnya bagi NGO yang bergerak di bidang sosial," tegas Wabup. Ia berharap pengurus baru dapat mewujudkan LKS yang terverifikasi, mandiri, berproduksi, dan menghasilkan ekonomi demi mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Kepala Biro Kesra Provinsi NTB, H. Sahnan, yang turut hadir, menyampaikan selamat dan menyebut pengurus baru sebagai "orang-orang terpilih yang luar biasa."Sahnan menekankan pentingnya meniatkan tugas sosial sebagai bentuk ibadah, yang merupakan tugas utama manusia di dunia. Ia menegaskan bahwa mengurus anak difabel, anak terlantar, dan berbagai masalah kesejahteraan sosial lainnya adalah bentuk ibadah yang sangat luas.
Perwakilan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos RI, Iliana Desiana, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi yang ditunjukkan oleh Dinsos dan FIK LKS Lombok Timur.
"Dinsos Lombok Timur dan FIK LKS telah menunjukkan dedikasi yang sangat luar biasa, baik dalam memfasilitasi, mendorong, maupun mendampingi lembaga sosial di setiap tahapan akreditasi," puji Iliana.
Keberhasilan dalam proses akreditasi ini dianggap krusial untuk memastikan pelayanan sosial di Lombok Timur semakin profesional, transparan, dan berorientasi kepada penerima manfaat.
Acara pengukuhan tersebut ditutup dengan serangkaian penghargaan berupa Penyerahan Sertifikat Akreditasi dan Piagam Penghargaan kepada FIK LKS Lombok Timur, Penyerahan Piagam Penghargaan Duta Sosial Budaya Provinsi NTB kepada Ketua Umum FIK LKS Lombok Timur, dan Pemberian Cenderamata Gubernur NTB kepada tiga tokoh agama yang memimpin Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan masa pengabdian terpanjang. (RS)



