Radarselaparang.com || Sebuah penantian panjang selama satu dekade akhirnya membuahkan hasil manis bagi masyarakat Bumi Gora. Tepat pada puncak peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 di Tangerang, Banten, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, secara resmi menandatangani pendirian Kantor Imigrasi Kelas II Lombok Timur. Senin (26/01/2026),
Langkah strategis ini menandai babak baru pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kini Kabupaten Lombok Timur tidak lagi sekadar memiliki Unit Layanan Paspor (ULP), melainkan kantor imigrasi definitif dengan fasilitas lengkap.
Hadir mewakili Pemerintah Daerah, Sekda Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut momen ini sebagai jawaban nyata atas aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan selama sepuluh tahun terakhir.
"Bapak Bupati sangat terharu. Istilahnya, pucuk dicinta ulam pun tiba. Dulu, warga kita harus berbondong-bondong antre ke Mataram hanya untuk membuat paspor. Sekarang, semua urusan itu bisa tuntas di daerah sendiri," ujar Sekda Juaini dengan nada bangga.
Pendirian Kantor Imigrasi Kelas II ini diprediksi akan menjadi game changer bagi sektor pariwisata di Selong dan sekitarnya. Selama ini, wisatawan mancanegara sering terkendala jarak yang jauh untuk mengurus administrasi.
Berikut adalah perubahan signifikan yang akan dirasakan, yakni Efisiensi Warga Lokal: Pembuatan paspor bagi CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) dan jamaah haji/umrah kini lebih dekat dan cepat.
Magnet Wisatawan Asing: Wisatawan kini bisa mengurus perpanjangan izin tinggal (KITAS/VKSB) dan Visa langsung di Selong tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Mataram, dan;
Layanan Terintegrasi: Sebagai kantor Kelas II, fasilitas yang disediakan mencakup spektrum penuh layanan keimigrasian, bukan sekadar urusan paspor.
Dengan resminya status kantor ini, Lombok Timur naik kelas dalam peta pelayanan birokrasi nasional. Transformasi dari ULP menjadi Kantor Imigrasi Kelas II membuktikan bahwa daerah ini memiliki urgensi tinggi, mengingat tingginya mobilitas masyarakatnya ke luar negeri serta meningkatnya arus kunjungan wisata.
"Sekarang semua bisa dilayani di Selong. Ini adalah kemudahan yang sudah lama kita mimpikan," tutup Sekda Juaini. (rs)

