Daftar Isi [Tampil]

Kepala Dinas PUPR Lombok Timur, H. Ahmad Dewanto.
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi menancap gas dalam proyek pembangunan infrastruktur jalan. Memasuki awal tahun 2026, sejumlah alat berat dan material mulai dikerahkan ke titik-titik krusial, menandai dimulainya pengerjaan fisik yang telah lama dinanti masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Lombok Timur, Ahmad Dewanto, mengungkapkan bahwa saat ini tim teknis di lapangan telah memulai tahapan stasioning di beberapa Wilayah. Tahapan stasioning ini dilakukan untuk melakukan verifikasi akhir guna memastikan bahwa kondisi fisik di lapangan sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kesalahan desain yang seringkali menghambat laju proyek di tengah jalan.

"Teman-teman di Paket 1 untuk wilayah Terara dan Montong Gading sudah mulai bergerak. Kita pastikan konsumsi fisik dan perencanaannya sama persis. Dalam waktu dekat, mobilisasi material akan segera terlihat di titik-titik tersebut," ujar Ahmad Dewanto saat memberikan keterangan pers pada Selasa (20/01/2026).

Tak tanggung-tanggung, tahun 2026 ini Dinas PUPR mengelola sebanyak 70 paket pekerjaan strategis yang dikerjakan oleh pihak ketiga. Rinciannya terdiri dari 59 Paket Hotmix dengan Fokus pada peningkatan kualitas jalan poros utama untuk kelancaran logistik dan ekonomi dan 11 Paket lapen (Pekerasan Jalan) yang Difokuskan pada aksesibilitas wilayah penunjang.

Dilibatkannya 16 mitra pihak ketiga ini diharapkan mampu mempercepat penyerapan anggaran sekaligus menjamin kualitas pengerjaan sesuai standar nasional. Ahmad Dewanto menegaskan bahwa kontrak kerja ini memiliki tenggat waktu yang ketat guna menghindari proyek mangkrak.

Pemerintah daerah telah memasang target ambisius. Seluruh pengerjaan jalan di bawah skema tahun jamak maupun reguler ini diproyeksikan mencapai progres 100% pada November 2026 ini.

Ketegasan target ini bukan tanpa alasan. Ahmad Dewanto menjelaskan bahwa penyelesaian tepat waktu pada sektor jalan akan menjadi pintu masuk bagi rencana besar berikutnya di pertengahan tahun mendatang.

"Kita targetkan bulan November tahun ini semuanya sukses 100 persen. Sehingga, setelah urusan jalan ini tuntas atau mulai memasuki tahap akhir, kita bisa mulai berkonsentrasi penuh pada pembangunan Gedung Serbaguna yang juga menjadi salah satu prioritas daerah," tambahnya.

Langkah cepat Dinas PUPR ini disambut baik oleh warga di wilayah Terara dan Montong Gading. Perbaikan jalan di kawasan tersebut dinilai sangat mendesak mengingat tingginya mobilitas hasil pertanian dan akses pariwisata menuju jalur lingkar utara.

Dengan dimulainya mobilisasi material dan ketatnya pengawasan dari dinas terkait, Lombok Timur kini tengah berada dalam jalur cepat menuju kemantapan jalan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk pembangunan fasilitas publik yang lebih representatif di masa depan. (RS)