Daftar Isi [Tampil]

Cuaca ekstrim dengan angin kencang terjang rumah warga Suela
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa (20/01/2026). Akibatnya, satu unit rumah warga mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan sebuah pohon besar tumbang hingga menutup akses utama menuju kawasan wisata Sembalun.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan mengakibatkan kerugian materiil hingga jutaan rupiah.

Sebuah pohon jenis Buak Odak dengan diameter sekitar 30 cm dan panjang mencapai 30 meter tumbang tepat di depan RSUD Selaparang, Dusun Cempaka. Batang pohon yang diduga sudah keropos tersebut roboh melintang di badan jalan setelah tak kuat menahan terjangan angin kencang sejak semalam.

Tak hanya menutup jalan, dahan pohon juga menghantam pagar RSUD Selaparang yang mengakibatkan kerusakan dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2.000.000. Kemacetan panjang sempat terjadi sebelum petugas tiba di lokasi.

Dampak lebih parah dialami oleh Amaq Nati (50), seorang petani asal Dusun Limbungan Timur, Desa Perigi. Angin kencang menyapu rumahnya hingga merusak bagian atap. Beruntung, saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di tempat sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.

Kerugian yang diderita Amaq Nati diperkirakan mencapai Rp7.000.000. Hingga saat ini, puing-puing atap masih dalam penanganan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

Mendapat laporan warga, aparat kepolisian bergerak cepat. Kanit IK bersama tiga anggota jaga, dibantu lima karyawan Kebun Raya Lemor serta masyarakat sekitar, bahu-membahu melakukan evakuasi menggunakan mesin chainsaw.

"Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi TKP. Personil melakukan pemotongan pohon dan pembersihan jalan agar arus lalu lintas kembali normal," ujar AKP Nikolas Osman, Humas Polres Lombok Timur.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengantisipasi adanya kabel yang terdampak, serta melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Pada pukul 15.00 WITA, jalur Suela-Sembalun dinyatakan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Kami mengimbau pada masyarakat untuk tetap waspada dan bila terjadi hal yang tidak kita inginkan agar secepatnya melapor ke aparat setempat," imbau AKP Nikolas.

Hingga berita ini diturunkan, wilayah Suela terpantau masih dilanda angin kencang disertai gerimis. Masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintasi jalur perbukitan Suela-Sembalun, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang dan longsor akibat cuaca yang belum stabil. (rs)