![]() |
| Sekda Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menghadiri puncak perayaan Dies Natalis ke-59 Fakultas Pertanian Universitas Mataram (UNRAM) |
Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Momentum Pengabdian Nyata untuk Meningkatkan Kesehatan, Kemandirian Masyarakat, dan Gerakan Penghijauan" ini menjadi panggung kolaborasi penting antara akademisi dan pemerintah dalam memajukan sektor maritim serta pertanian di wilayah selatan.
Dalam sambutannya, Sekda Juaini memberikan apresiasi tinggi kepada Rektor UNRAM dan jajarannya. Ia mengungkapkan bahwa wilayah pesisir Lombok Timur, khususnya di Kecamatan Jerowaru, masih menghadapi tantangan serius terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kesenjangan ekonomi.
"Kami memiliki 38 desa pesisir. Jika melihat data sub-PDRB dan IPM, memang masih ada kesenjangan yang nyata di wilayah pantai ini," ujar Sekda Juaini di hadapan para civitas Akademika UNRAM.
Ia menegaskan bahwa langkah UNRAM selaras dengan visi pemerintahan SMART yang diusung oleh H. Haerul Warisin dan H. Moh. Edwin Hadiwijaya, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Sekda Juiani memaparkan dua pilar utama yang diyakini mampu mengubah wajah ekonomi Ekas Buana, yakni Laboratorium Rumput Laut dengan Kehadiran laboratorium ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi. Dengan dukungan bibit unggul dan tata kelola modern dari UNRAM, produktivitas nelayan diharapkan meningkat pesat, dan Klinik Kesehatan Internasional untuk menyeimbangkan peningkatan pendapatan, pemerintah fokus menurunkan beban hidup masyarakat melalui akses kesehatan berkualitas di wilayah terpencil.Sekda Juaini berharap Universitas Mataram dalam waktu dekat agar komitmen terhadap pembangunan daerah tidak luntur. Ia menginginkan sinergi yang telah terbangun tetap menjadi prioritas utama bagi pemimpin UNRAM selanjutnya.
"Kami berharap hubungan antara UNRAM dan Lombok Timur semakin mesra. Apa yang direncanakan hari ini adalah langkah konkret untuk mengurangi beban pemerintah daerah dalam mengikis jurang kesenjangan di tengah masyarakat," pungkasnya optimis. (RS)



