Daftar Isi [Tampil]

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal saat menghadiri memperingati Haul ke-42 wafatnya TGH. Muh. Mutawalli sekaligus merayakan Harlah ke-72 Yayasan Dayama
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Ribuan jemaah dari berbagai pelosok Pulau Lombok membanjiri halaman Pondok Pesantren Darul Yatama Wal Masakin (Dayama) Jerowaru. Kehadiran massa yang menyemut ini bertujuan untuk memperingati Haul ke-42 wafatnya ulama kharismatik TGH. Muh. Mutawalli sekaligus merayakan Harlah ke-72 Yayasan Dayama. pada Ahad, (04/01/2026).

Suasana khidmat kian terasa dengan kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, yang datang untuk memberikan penghormatan serta mempertegas komitmennya dalam membangun wilayah selatan Lombok.

Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini mengungkapkan fakta emosional. Ia menyebut bahwa Yayasan Dayama merupakan salah satu sumber inspirasi terbesarnya untuk kembali ke tanah kelahiran dan mengabdi sebagai pemimpin.

"Salah satu inspirasi saya untuk pulang kampung, saya dapatkan dari Pondok Pesantren Darul Yatama Wal Masakin. Sehingga saya merasa bahwa saya adalah gubernurnya Yatama Wal Masakin (anak yatim dan orang miskin)," tegas Gubernur Miq Iqbal di hadapan ribuan jemaah yang hadir.

Ia juga memohon doa agar senantiasa menjadi pemimpin yang dicintai rakyat dan mampu menjalankan amanah untuk menyejahterakan masyarakat kurang mampu.

Tak hanya membawa pesan spiritual, Gubernur NTB Miq Iqbal membawa kabar gembira terkait pemerataan pembangunan. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk membuka isolasi ekonomi di wilayah selatan melalui proyek infrastruktur skala besar yakni diantaranya Rencana Strategis Pembangunan jalan Bypass yang menghubungkan Pelabuhan Lembar hingga Pelabuhan Kayangan.

Jalur pilihan dengan sengaja memilih jalur selatan untuk memicu titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dengan T
Target pengerjaan direncanakan mulai dilakukan pada tahun 2027 mendatang guna mempercepat arus logistik dan mobilitas warga.

Momen tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus Ikatan Santri dan Alumni Dayama (IKSADA) periode terbaru yang diketuai oleh Dr. Sirajun Nasihin. Organisasi ini diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan yayasan dan pengabdian masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian nyata, acara ini juga diisi dengan penyerahan bantuan paket sembako dari Baznas Provinsi NTB bagi warga yang membutuhkan.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Dayama, TGH. Saiful Islam Sibawaihi, dalam tausiyahnya menyampaikan rasa syukur atas eksistensi yayasan yang kini telah menginjak usia 72 tahun. Ia memaparkan bahwa kualitas pendidikan di Dayama terus meroket, mulai dari tingkat RA hingga Sekolah Tinggi (STIT Wali) yang kini tengah menambah berbagai jurusan strategis seperti PGMI, Hukum Keluarga Islam, dan PAI.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk almarhum TGH. Muhammad Mutawalli, berharap keberkahan sang ulama terus mengalir bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Barat. (RS)