Daftar Isi [Tampil]
Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menghadiri acara Tasyukuran Swasembada Pangan yang digelar oleh DPD Perhiptani Lombok Timur

LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Kabupaten Lombok Timur kembali mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan yang tangguh. Mewakili Bupati dan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menghadiri acara Tasyukuran Swasembada Pangan yang digelar oleh DPD Perhiptani Lombok Timur, Rabu (07/01/2026).

Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk syukur atas keberhasilan Indonesia—termasuk Lombok Timur—dalam mewujudkan swasembada beras sepanjang setahun terakhir. Agenda ini juga merupakan bagian dari rangkaian Panen Raya Nasional yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Karawang.

Keajaiban Kolaborasi di Lapangan
Dalam sambutannya, Sekda Juaini Taofik menegaskan bahwa swasembada beras bukanlah hal yang mudah dicapai. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras kolektif yang melibatkan banyak pihak.

"Apresiasi setinggi-tingginya untuk Tenaga Penyuluh, Kodim 1615 Lotim, para petani, Bulog, hingga Pupuk Indonesia. Tanpa sinergi dan kolaborasi, swasembada ini sulit terwujud," ujar Sekda Juaini.


Ia juga mengingatkan bahwa menjaga ketersediaan beras adalah kunci utama stabilitas ekonomi, mengingat beras adalah kebutuhan pokok yang fluktuasi harganya sangat berdampak pada masyarakat.

Kabar baik tidak hanya datang dari stok pangan. Sekda mengungkapkan kebahagiaannya atas naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) di NTB. Pada Desember lalu, NTP mencapai 134,14, naik sebesar 4,50 persen dari periode sebelumnya. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa swasembada beras berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para pahlawan pangan di lapangan.

Dandim 1615 Lotim yang turut hadir mengakui sempat skeptis di awal, namun kini merasa bangga melihat hasil nyata di lapangan. Beliau berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi tren sesaat, melainkan bertahan selamanya berkat pengawasan dan pendampingan dari TNI, Polri, dan Penyuluh.

Sementara itu, Ketua DPD Perhiptani Lombok Timur, Lalu Muhammad Zainudin, menegaskan kembali komitmen para penyuluh pertanian sebagai "ujung tombak" ketahanan pangan. Ia berharap sinergi yang telah terbangun kuat ini terus ditingkatkan demi cita-cita besar Indonesia.

Menatap Swasembada Komoditas Lain
Keberhasilan swasembada beras setahun terakhir ini menjadi batu loncatan bagi pemerintah. Ke depan, diharapkan komoditas pokok lainnya juga mampu mencapai kemandirian serupa, menjadikan Indonesia negara yang berdaulat secara pangan. (RS)