Daftar Isi [Tampil]

dr. Ario Ritki Hidayatullah
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Bursa kepemimpinan Rumah Sehat (RS) Baznas Lombok Timur mulai menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Muncul satu nama yang dinilai sangat ideal untuk menakhodai institusi tersebut dr. Ario Ritki Hidayatullah.

Bukan tanpa alasan, dr. Rio dianggap sebagai figur yang mampu mengawinkan aspek klinis dengan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi napas utama Baznas.

Bagi dr. Rio, pelayanan kesehatan bukan sekadar rutinitas medis di atas kertas. Dengan latar belakang medis yang solid, ia memandang setiap tindakan sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan. Hal ini sangat sejalan dengan filosofi Baznas yang berfokus pada kemaslahatan umat.

Dikenal dengan gaya kepemimpinan yang komunikatif namun tegas, dr. Rio memiliki visi untuk membangun tata kelola rumah sakit yang profesional, transparan, dan berintegritas. Di bawah arahannya, RS Baznas diharapkan tidak hanya unggul dalam fasilitas, tetapi juga menjadi rumah sakit rujukan yang berlandaskan nilai sosial dan keislaman, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Nama dokter Rio, tidak hanya populer di desanya namun juga sudah dikenal luas oleh masyarakat Lotim. Ia populer dengan julukan "Dokter RAMAH". Komitmennya bukan isapan jempol semata; ia dikenal sebagai sosok yang selalu siap melayani pasien 24 jam penuh di lingkungannya.

Dedikasi tinggi itulah yang membawanya menduduki posisi strategis saat ini sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. R. Soedjono Selong. Di garda terdepan pelayanan darurat, ia terus mengasah kemampuan manajerial dan ketahanan mental dalam menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Meski dukungan dan penilaian positif terus mengalir terkait posisi Direktur RS Baznas, dr. Rio tetap rendah hati. Saat dikonfirmasi, ia justru memberikan jawaban singkat dan menunjukkan loyalitasnya pada tugas yang sedang diemban.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang siapa yang ditunjuk oleh Bapak Bupati menjadi Direktur RS Baznas. Sekarang ini saya lagi fokus bekerja melayani pasien di IGD," ungkap dr. Rio dengan rendah hati pada Kamis (16/01)2026).

Dukungan signifikan datang dari Ketua Forum Komunikasi Unit Pengumpul Zakat (KUPZ) BAZNAS Lombok Timur, Selamat Riadi. Menurutnya, RS Baznas membutuhkan nakhoda yang memiliki frekuensi yang sama dengan misi sosial Baznas.

Dikatakan Selamet, Kombinasi antara empati sosial yang tinggi, kemampuan membangun kerja sama lintas sektor, serta pengalaman manajerial di IGD menjadikannya sosok yang dianggap mampu membawa Rumah Sehat Baznas Lombok Timur menuju standar pelayanan yang lebih unggul. 

​"Kami melihat dr. Rio adalah figur yang tepat. Beliau tidak hanya mumpuni secara klinis, tetapi memiliki empati sosial yang luar biasa. RS Baznas ini unik karena membawa nilai keislaman dan misi menolong masyarakat kurang mampu, dan jiwa pengabdian itu ada pada dr. Rio," ujar Selamat Riadi. (RS)