Daftar Isi [Tampil]

Pembukaan segel Kantor Desa Madayin oleh gabungan terpadu Kepala Dinas PMD Hambali, Kaban Bakesbangpoldagri Mustafa, Sekretaris Inspektorat Tauhid, Staf Khusus Bupati Bidang Pemberdayaan Desa Lalu Irwan, serta pengawalan ketat dari aparat Polsek Sambelia 
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Setelah sempat tersegel selama lima hari akibat aksi demonstrasi warga, pintu pelayanan Kantor Desa Madayin akhirnya kembali dibuka pada Jumat (09/01/2026). Pembukaan segel ini dilakukan secara persuasif oleh tim terpadu Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama unsur Forkopimcam Sambelia, tokoh masyarakat, dan perwakilan Aliansi Masyarakat Madayin.

Hadir dalam momentum tersebut Kepala Dinas PMD Hambali, Kaban Bakesbangpoldagri Mustafa, Sekretaris Inspektorat Tauhid, Staf Khusus Bupati Bidang Pemberdayaan Desa Lalu Irwan, serta pengawalan ketat dari aparat Polsek Sambelia untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Pembukaan segel ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara pemerintah daerah dan masyarakat yang menuntut adanya evaluasi terhadap tata kelola desa.

Kadis PMD Lombok Timur, Hambali, mengungkapkan bahwa pembukaan ini adalah langkah penting untuk memulihkan hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Ia berharap kerja sama semua pihak, termasuk tokoh pemuda, untuk mengawal proses pemeriksaan.

Dikatakan pembukaan segel ini adalah buah kesepakatan bersama agar tim Inspektorat bisa melakukan pemeriksaan khusus (Riksus) pada Senin besok.

"Mari kita terima hasilnya dengan legowo demi perbaikan tata kelola keuangan desa ke depan," ujar Hambali usai pembukaan segel Kantor Desa Madayin.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Inspektorat, Tauhid, menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja secara luar biasa cepat atau "kilat" untuk merespons tuntutan warga. Ia menjamin independensi tim auditor dalam membedah laporan masyarakat.

Dikatakan Tauhid, Tim Pemeriksa Inspektorat tetap memegang teguh independensi tidak bisa disetir oleh pelapor maupun yang dilaporkan.

"Kami akan bekerja objektif dan jujur agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan tanpa ada keraguan soal transparansi," tegas Tauhid.

Dari sisi keamanan dan stabilitas, Kaban Bakesbangpoldagri, Mustafa, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mau mengedepankan dialog. Ia meminta warga memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga teknis yang bekerja  Ia berharap semua pihak tetap menjaga stabilitas keamanan.

"Berikan kepercayaan kepada rekan-rekan Inspektorat untuk bekerja secara profesional tanpa tekanan. Mari kita jaga Desa Madayin agar tetap tertib dan aman," imbau Mustafa.

Sementara itu, Perwakilan Aliansi Masyarakat Madayin, Masturiadi Solihin, menyambut baik langkah ini namun memberikan catatan kritis. Ia mendesak agar proses audit hari Senin nanti benar-benar membongkar sumbatan informasi yang selama ini dirasakan warga.

"Kami harap hari Senin nanti pemeriksaan dilakukan sangat transparan. Banyak hal yang harus diperbaiki dan 'dibongkar' agar masyarakat puas. Jangan sampai tertutup seperti yang sudah-sudah," cetus Masturiadi.

Dengan dibukanya kembali kantor desa, aktivitas administrasi di Desa Madayin dipastikan kembali normal mulai hari ini, sementara tim audit Inspektorat dijadwalkan mulai masuk ke meja pemeriksaan pada Senin (12/01/2026) mendatang. 

Pada saat pembukaan segel kantor desa, Anehnya Kades Madayin Lalu Gede Muhlisin tidak berada ditempat dan saat dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp (WA)  dirinya ada agenda diluar. 

"Mohon maaf saya sedang ada agenda di luar makanya tidak ada dirumah," balasnya singkat. (Acip/RS)