Daftar Isi [Tampil]

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Turun Tangan, Selidiki Misteri "Bullying" Siswa SDN di Pringgabaya
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Teka-teki mengenai penyebab patahnya kaki MHASF, siswa kelas 1 SDN di Pringgabaya mulai menemukan titik terang namun menyisakan perdebatan versi. Pada Rabu (4/2/2026), Bhabinkamtibmas, Bripka Sony Ikhwandi, bersama Babinsa Koptu Syafriadi, melakukan gerak cepat mengonfirmasi pihak sekolah sekaligus menjenguk korban di RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Kehadiran aparat keamanan ini bertujuan untuk memastikan kebenaran di balik informasi aksi perundungan (bullying) yang sempat menggemparkan jagat maya di Lombok Timur.

Dalam pertemuan di SDN terkait, pihak sekolah memberikan klarifikasi yang bertolak belakang dengan kabar yang viral di media sosial. Diwakili oleh guru setempat, sekolah membantah adanya aksi kekerasan antar siswa.

"Berdasarkan keterangan perwakilan guru, tidak pernah ada kejadian bullying. Korban terjatuh dari kursi saat sedang mengikuti kegiatan gotong royong pembersihan kelas," ungkap Bripka Sony Ikhwandi menyampaikan hasil konfirmasinya.

Pihak sekolah mengaku telah menunjukkan itikad baik dengan menjenguk MHASF sebanyak dua kali serta memberikan santunan biaya pengobatan. Mereka berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan.

Usai dari sekolah, tim gabungan langsung menuju Ruang Bedah Kelas 3C RSUD dr. R. Soedjono Selong untuk melihat kondisi korban secara langsung. Siswa malang tersebut kini sedang dalam penanganan intensif oleh dokter spesialis anak.

Meski penyebab cederanya masih menjadi tanda tanya besar bagi publik, perhatian terhadap korban terus mengalir deras. Pantauan di lokasi menunjukkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten, Dinas Pendidikan Provinsi, hingga Unit PPA Lombok Timur turut hadir memberikan atensi khusus di rumah sakit.

Dalam kunjungannya, Bripka Sony Ikhwandi memberikan semangat kepada korban dan orang tua agar tetap tegar. Ia juga menitipkan pesan penting bagi pihak sekolah dan masyarakat.

"Kami berharap MHASF lekas sembuh dan bisa beraktivitas kembali. Kami menghimbau agar setiap permasalahan, sekecil apa pun di lingkungan sekolah, selalu dikoordinasikan dengan Bhabinkamtibmas agar tidak menjadi bola liar di masyarakat," tegasnya. (rs)