LOMBOK TENGAH - Radarselaparang.com || Langkah nyata menuju transformasi birokrasi yang lebih bersih kembali ditegaskan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah. Pada Kamis pagi (5/2/2026), seluruh jajaran LPKA menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026.
Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni formalitas. Ini adalah pernyataan perang terhadap praktik korupsi sekaligus janji setia untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan.
Setelah sukses mengamankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada periode sebelumnya, LPKA Lombok Tengah kini memasang target lebih tinggi: Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, dalam arahannya menekankan bahwa mempertahankan integritas jauh lebih sulit daripada meraihnya. Ia meminta seluruh jajarannya untuk tidak cepat puas dengan pencapaian masa lalu. Predikat WBK adalah bukti komitmen kita terhadap integritas. Namun, perjuangan tidak berhenti di sana.
"Tahun ini kita bertekad meraih WBBM dengan menunjukkan birokrasi yang benar-benar bersih, transparan, dan melayani masyarakat secara total," tegas Hidayat di hadapan para peserta apel.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pejabat struktural dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan LPKA Lombok Tengah. Dokumen ini menjadi kontrak moral bagi setiap pegawai untuk Menjauhi segala bentuk praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Mendukung penuh akselerasi reformasi birokrasi. Dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif dan humanis.
Suasana apel berlangsung tertib dan penuh energi positif. Semangat kebersamaan yang terpancar menunjukkan bahwa seluruh personel LPKA Lombok Tengah siap bersinergi untuk mewujudkan Zona Integritas yang substantif, bukan sekadar administratif.
Dengan langkah awal yang solid ini, LPKA Lombok Tengah optimis dapat membawa perubahan besar dalam wajah pelayanan publik di tahun 2026. (rs)

