Lombok Timur - Radarselaparang.com || Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin hak masyarakat terhadap pelayanan akses keuangan. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin, akses keuangan kini bukan lagi sekadar layanan perbankan, melainkan instrumen utama untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.
bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin, akses keuangan kini bukan lagi sekadar layanan perbankan, melainkan instrumen utama untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata.
Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati, Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 sekaligus mematangkan strategi program tahun 2026. Jumat (27/02/2026).
Bupati Haerul Warisin menyoroti potensi besar Sumber Daya Alam (SDA) dan menjamurnya sektor UMKM di Lombok Timur sebagai mesin ekonomi. Sebagai langkah nyata, Pemda telah menggelontorkan bantuan stimulan dengan total mencapai Rp 20 miliar yang menyasar 21 ribu pelaku UMKM.
"Dengan stimulan ini, kita ingin memastikan pelaku UMKM tidak lagi terlilit utang kepada rentenir berkedok koperasi. Pelayanan akses keuangan adalah hak penuh masyarakat. Harus cepat, handal, dan nyata," tegas Bupati.
Selain bantuan modal, program unggulan "Lotim Berkembang" (Lombok Timur Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga) terus menjadi ujung tombak dalam membebaskan masyarakat dari praktik lintah darat.
Tidak hanya menyasar pelaku usaha, TPAKD Lombok Timur juga memperluas jangkauan melalui program inovatif yakni Program EPIKS dengan mengintegrasikan layanan perbankan syariah, literasi, dan digitalisasi di lingkungan pondok pesantren dan Program KEJAR: Gerakan "Satu Rekening Satu Pelajar" untuk menanamkan budaya menabung dan inklusi keuangan sejak bangku sekolah.
Kerja keras ini membuahkan hasil yang membanggakan. Berkat sinergi erat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lombok Timur berhasil mengukir sejarah sebagai satu-satunya Kabupaten di Indonesia Timur yang meraih Juara 1 TPAKD se-Indonesia.
Prestasi gemilang di tahun ini tidak berhenti di situ. Lombok Timur sukses memborong berbagai penghargaan tingkat nasional, antara lain Juara 1 TPAKD Nasional, Juara 1 TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah), Penghargaan TPID Kategori Kabupaten/Kota Berprestasi wilayah Indonesia Timur.
"Tentu ini merupakan hasil kerja sama kita semua. Berkat pembinaan dari OJK, akses keuangan kita bisa berjalan cepat dan tepat sasaran. Apa yang menjadi program khusus TPAKD harus kita dukung bersama demi hak masyarakat," tambah Bupati.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi NTB, pimpinan OPD, lembaga keuangan mitra, serta perwakilan pimpinan Pondok Pesantren, yang semuanya berkomitmen menjaga ritme pertumbuhan ekonomi inklusif di Bumi Patuh Karya. (rs)

