Daftar Isi [Tampil]

Dr. H. M. Juaini Taofik, M.AP. Sekda Lombok Timur di acara Amman Mineral Expo Gumi Seri.
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Wajah Taman Rinjani Selong mendadak berubah menjadi pusat energi ekonomi baru. Ratusan pengunjung memadati gelaran Amman Mineral Expo Gumi Seri, sebuah ajang yang menjadi bukti nyata transformasi pelaku usaha lokal di Lombok Timur. Ahad (15/2/2026).

Lebih dari sekadar ajang pamer produk, expo ini merupakan "ujian akhir" bagi puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Sembalun dan Jerowaru yang telah digembleng selama berbulan-bulan melalui kolaborasi strategis Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, menegaskan bahwa program ini menandai berakhirnya era bantuan sosial konvensional. Fokus utama kolaborasi yang dirintis sejak 2024 ini adalah investasi sumber daya manusia bentuk final dari sebuah kolaborasi.

"Sebuah lompatan besar dari sekadar bantuan sosial menjadi investasi sumber daya manusia yang berkelanjutan," ujar Sekda Juaini dengan optimis.

Melalui divisi Social Impact PT Amman Mineral dan mitra pelaksana Forward Indonesia, program ini membidik dua wilayah strategis: Sembalun dan Jerowaru. Sebagai dua kawasan primadona wisata, UMKM di sana dituntut tidak hanya sekadar "berdagang", tapi mampu menyajikan kualitas yang setara dengan ekspektasi wisatawan global.

Dengan tema 'Pelesiran', para pelaku ekonomi kreatif diajak untuk benar-benar menyatu dengan denyut nadi pariwisata daerah.

Aspek paling revolusioner dari pendampingan ini adalah perubahan pola pikir (mindset). Sekda Juaini mengungkapkan fakta lapangan yang kerap menjadi jebakan Batman bagi pengusaha kecil yakni salah hitung.

Banyak usaha gulung tikar bukan karena modal, melainkan terjebak kebiasaan lama dan perhitungan profit yang tidak lagi relevan, karebanya disini diberikan solusi peserta diajarkan berhitung secara profesional dan menyadari nilai fungsional produk.

"Beberapa pelaku usaha bahkan berani melakukan pivot—berganti jenis dagangan—setelah menyadari potensi keuntungan yang lebih rasional secara hitungan kalkulator," ungkap Sekda Juaini.

Komitmen Pemkab Lombok Timur dan PT Amman Mineral tidak berhenti pada seremoni. Pemantauan berkala akan terus dilakukan hingga UMKM binaan benar-benar mandiri secara finansial dan manajemen.

"Diharapkan mereka menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan menjadi ikon baru kebangkitan ekonomi Lombok Timur," tutup Sekda Juaini.

Dari sisi berbeda, Salah satu pelaku UMKM mengaku bahwa perubahan cara pandang adalah modal terbesar yang mereka dapatkan.

"Kami tidak menerima dana segar. Yang kami dapat justru lebih berharga yakni kesadaran baru untuk tumbuh. Itulah dampak positif yang sesungguhnya," ungkap salah seorang peserta expo dengan bangga. (rs)