Daftar Isi [Tampil]

Bupati Lombok Timur Buka Manasik  bagi 1.401 Jemaah Haji 2026 dan Umumkan Renovasi Masjid Agung
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin membuka secara langsung Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tahun 1447 H / 2026 M.
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Suasana Masjid Agung Al-Mujahidin Selong tampak khidmat, Sebanyak 1.401 calon jemaah haji asal Kabupaten Lombok Timur berkumpul untuk mengikuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tahun 1447 H / 2026 M. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang menandai dimulainya persiapan intensif bagi para tamu Allah sebelum bertolak ke Tanah Suci. Selasa (10/02/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah yang tidak didapatkan semua orang. Ia meminta para jemaah untuk serius menyerap materi dari para tutor.

"Manasik adalah petunjuk lahir batin dan gambaran detail rukun haji. Saya minta jemaah jangan abai. Perhatikan dengan baik agar ibadah di sana sempurna," tegas Bupati.

Beliau juga mengingatkan jemaah untuk menjaga hati dan lisan dengan menghindari tiga larangan utama: fusuq (maksiat), jidal (bertengkar/berdebat), dan rafats.

Selain fokus pada haji, Bupati Haerul Warisin membawa kabar gembira terkait penataan kota Selong. Ia mengumumkan rencana besar renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin yang diperkirakan menelan biaya Rp50 miliar.

Anggaran Awal: Pemkab telah menyiapkan Rp10 miliar tahun ini.

Partisipasi Publik: Ditargetkan Rp20 miliar berasal dari sumbangan masyarakat.

Fasilitas Baru: Pemkab juga akan membangun gedung serbaguna baru yang nantinya dapat digunakan sebagai pusat kegiatan manasik haji di masa depan.

Penataan Area: Rencana pembongkaran Gedung Wanita serta pemindahan beberapa kantor dinas akan dilakukan tahun ini untuk mendukung estetika dan kemajuan daerah.

Kehadiran Kantor Imigrasi Kelas II (B) Lombok Timur yang baru diresmikan menjadi kado manis bagi para jemaah. Kini, pengurusan paspor dan visa haji/umrah tidak perlu lagi dilakukan di Mataram, cukup di Selong.

Kepada petugas Imigrasi, Bupati memberikan peringatan keras untuk memberikan pelayanan terbaik. "Tolong dikawal. Jangan mempersulit masyarakat. Meski ini instansi pusat, kami di kabupaten tetap mengawasi kinerjanya," ucapnya lantang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Timur, H. Makinudin, melaporkan bahwa tahun ini Lombok Timur mencatatkan sejarah dengan 1.401 calon jemaah haji. Angka ini meningkat hampir 100% dibandingkan tahun 2025.
"Lombok Timur menjadi kabupaten dengan jumlah jemaah tertinggi dan akan masuk dalam Kloter Pertama keberangkatan di NTB," jelas Makinudin.

Sebagai bentuk perhatian khusus, seluruh jemaah tahun ini akan mendapatkan Jasket (Jas Jaket) dari Pemerintah Kabupaten sebagai identitas khas selain seragam batik nasional.
Jadwal Manasik

Setelah pembukaan di tingkat kabupaten hari ini, bimbingan akan dilanjutkan di tingkat kecamatan yang terbagi di empat lokasi hingga 14 Februari 2026 mendatang. Tujuannya satu membekali jemaah agar meraih predikat haji mabrur. (rs)