Daftar Isi [Tampil]

Sahnam, SH. Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
MATARAM - Radarselaparang.com ||Komisi Informasi (KI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi memasuki babak baru. Melalui rapat pleno internal yang digelar usai pelantikan oleh Gubernur NTB pada Jumat (27/2/2026), Sahnam terpilih secara mufakat untuk memimpin KI NTB sebagai Ketua periode 2026–2030.

Rapat pleno tersebut tidak hanya menetapkan pucuk pimpinan, tetapi juga menyusun struktur strategis guna memperkuat fungsi pengawasan keterbukaan informasi publik di Bumi Gora.

Para komisioner berbagi peran dalam bidang-bidang krusial untuk memastikan pelayanan informasi berjalan optimal:

Dalam pernyataan perdana usai terpilih, Sahnam menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ia berkomitmen membawa KI NTB menjadi lembaga yang lebih modern dan aksesibel bagi masyarakat luas.

"Agenda besar kami adalah digitalisasi sistem penyelesaian sengketa. Kami ingin masyarakat bisa mendaftar sengketa secara online tanpa harus terkendala jarak," ujar Sahnam di Mataram.

Lebih lanjut, ia memaparkan visi transparansi proses persidangan. Nantinya, pemohon informasi dapat memantau tahapan sidang melalui platform daring serta mengakses Direktori Putusan Digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap independensi KI NTB.

Sinergi dan Literasi Tanpa Pandang Bulu
Selain aspek teknis, KI NTB di bawah kepemimpinan Sahnam akan menggencarkan edukasi ke akar rumput. Program literasi informasi akan disinergikan dengan berbagai elemen, mulai dari perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga organisasi kepemudaan (OKP).

Terpilihnya Sahnam mendapat sambutan hangat dari berbagai aktivis kepemudaan. Muh. Munir Fauzi, Sekretaris KNPI Lombok Timur sekaligus Sekretaris Pemuda NW Lombok Timur, menyampaikan ucapan selamat dan menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini.

"Kami berharap Bapak Sahnam dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai koridor hukum yang ada. Yang terpenting adalah kemampuan untuk merangkul semua golongan tanpa pandang bulu demi terciptanya iklim keterbukaan informasi yang sehat di NTB," tegas Munir.

Dengan komposisi pengurus yang baru dilantik ini, publik menantikan langkah nyata KI NTB dalam menjamin hak masyarakat atas informasi yang transparan dan akuntabel selama empat tahun ke depan.