LOMBOK TENGAH - Radarselaparang.com || Komitmen untuk melindungi hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum terus diperkuat. Bupati Dompu, Bambang Firdaus, melakukan kunjungan kerja strategis ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah pada Senin (09/02/2026).
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, melakukan kunjungan kerja strategis ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah
Didampingi jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu, kehadiran Bupati disambut langsung oleh Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, beserta jajaran struktural. Kunjungan ini fokus pada penguatan sinergi dalam memberikan pembinaan yang humanis bagi anak-anak binaan.
Dalam peninjauannya ke berbagai fasilitas dan program keterampilan di LPKA, Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa proses hukum tidak boleh memutus harapan masa depan seorang anak.
"Anak-anak ini adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan bina bersama. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi, mulai dari pendidikan hingga pembinaan mental," ujar Bambang Firdaus.
Ia berharap kunjungan ini menjadi pembuka jalan bagi program reintegrasi sosial yang lebih kuat, sehingga saat anak-anak tersebut kembali ke masyarakat Dompu, mereka telah memiliki karakter dan keterampilan yang baru.
Kepala LPKA Lombok Tengah, Hidayat, memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Dompu. Menurutnya, LPKA tidak bisa bekerja sendiri dalam membentuk karakter anak binaan tanpa dukungan dari pemerintah daerah asal anak tersebut.
"Sinergi ini adalah kunci. Pembinaan kami tidak hanya soal penegakan hukum, tapi bagaimana memberikan pendidikan dan keterampilan yang komprehensif. Dukungan Pemkab Dompu sangat berarti bagi kami," ungkap Hidayat.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menciptakan sistem pembinaan yang humanis dan berkeadilan. Melalui kerja sama yang erat antara Pemkab Dompu dan LPKA Lombok Tengah, diharapkan anak-anak binaan mendapatkan pendampingan yang maksimal agar siap kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan lebih baik. (rs)

