Daftar Isi [Tampil]

Ketua Umum DPD DMI Lombok Timur, Husni Mubarok (HM) bersama pengurus terpilih DMI Peringgabaya
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Geliat transformasi pengelolaan masjid di Kabupaten Lombok Timur terus dipacu. Bertempat di Aula Kantor Camat Pringgabaya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur menggelar Musyawarah Cabang (MUSCAB) Kecamatan Pringgabaya. Momentum ini menandai langkah strategis organisasi dalam menyusun nakhoda baru untuk kemakmuran masjid. pada Senin (02/02/2026)

Acara yang dibuka langsung oleh Camat Pringgabaya ini berlangsung khidmat dengan kehadiran berbagai elemen penting, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan BPD dari 15 desa se-Kecamatan Pringgabaya. Sinergi lintas sektoral pun tampak nyata dengan kehadiran Danramil, Kapolsek, serta Kanit Dikbud Kecamatan Pringgabaya.

Ketua Umum DPD DMI Lombok Timur, Husni Mubarok (HM), dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Pringgabaya yang telah memfasilitasi terselenggaranya musyawarah ini. Ia menegaskan bahwa pasca pengukuhan pengurus tingkat kabupaten, DMI tidak ingin membuang waktu untuk melakukan konsolidasi struktural di 21 kecamatan.

"Kami bergerak cepat melakukan kelengkapan struktural melalui MUSCAB yang terjadwal di seluruh kecamatan. Ini penting karena masa khidmat kepengurusan sebelumnya telah berakhir, dan tantangan ke depan memerlukan energi baru," ujar Husni.

Lebih jauh, Husni menekankan bahwa DMI memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung visi Pemerintah Daerah mewujudkan Smart Governance. Menurutnya, aspek Religiusitas adalah pondasi utama agar julukan "Pulau Seribu Masjid" tidak sekadar menjadi slogan pariwisata, melainkan tercermin dalam perilaku nyata masyarakat.

"Mengacu pada visi nasional DMI, Kami mendorong pengurus baru untuk melahirkan terobosan yang inovatif. Masjid tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi refungsional dengan harus menjalankan fungsi sosialnya secara optimal," tegasnya.

Beberapa poin penting yang ditekankan untuk kepengurusan baru meliputi Pengembangan Dakwah yang Inklusif dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat, Masjid Ramah Anak dengan menciptakan lingkungan masjid yang nyaman bagi generasi muda, dan Sinergi Pemerintah dengan menjadi mitra strategis pemerintah di tingkat kecamatan dalam program-program kemasyarakatan.

Menutup arahannya, Husni Mubarok memberikan pesan menyentuh kepada para calon pengurus. Ia menyadari bahwa mengurus organisasi masjid bukanlah profesi yang menjanjikan materi atau gaji besar, namun nilai spiritualnya tak terhingga.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru melalui MUSCAB ini, diharapkan Masjid-masjid di wilayah Pringgabaya mampu menjadi pusat peradaban yang membawa kemaslahatan bagi umat dan mendukung kemajuan daerah.

"Setiap momen adalah pemberian Tuhan, dan pengabdian ini tidak akan terulang kembali. Kita berkhidmat mengurusi masjid, tugas yang mungkin jarang diinginkan orang karena tidak ada gajinya. Namun, kita tidak pernah tahu, mungkin di antara sekian banyak profesi yang kita jalani, pengabdian di DMI inilah jalan terbaik yang akan menyelamatkan kita kelak," pungkasnya.

Dalam Muscab tersebut, Pengurus terpilih, yakni Ketua TGH. Saiful Bahrudin Nasir, Sekretaris Zarkasi Hawari, S.Pd.I., dan Bendahara Abdussalim, S.Pd. (rs)