Lombok Timur - Radarselaparang.com ||Geliat penguatan peran masjid di Kabupaten Lombok Timur terus dipacu. Bertempat di Aula Kantor Camat Pringgabaya pada Rabu (04/02/2026), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur sukses menggelar Musyawarah Cabang (MUSCAB) untuk Kecamatan Sembalun. Momentum ini menjadi titik awal baru bagi kepengurusan DMI Sembalun dalam mengemban misi kemakmuran masjid.
MUSCAB DMI Kecamatan Sembalun
Acara yang dibuka langsung oleh Camat Sembalun ini berlangsung khidmat dengan sinergi lintas sektoral yang kuat. Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan BPD, hingga jajaran Danramil, Kapolsek, dan Kanit Dikbud menunjukkan bahwa urusan masjid adalah tanggung jawab kolektif.
Ketua Harian DPD DMI Lombok Timur, Nurul Hadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membuang waktu. Pasca pengukuhan tingkat kabupaten, konsolidasi di 21 kecamatan menjadi prioritas utama.
"Kami bergerak cepat melakukan kelengkapan struktural. Ini penting karena tantangan ke depan memerlukan energi baru untuk menjawab kebutuhan umat," ujar Nurul Hadi dalam sambutannya.
Masjid Bukan Sekadar Tempat Ritual
Lebih dari sekadar organisasi, DMI di bawah visi Nurul Hadi ingin membawa perubahan paradigma. Ia menekankan bahwa julukan "Pulau Seribu Masjid" harus dibuktikan dengan perilaku religius masyarakat yang nyata, mendukung visi Smart Governance pemerintah daerah.
Terdapat tiga poin besar yang ditekankan untuk nakhoda baru DMI Sembalun Dakwah Inklusif dengan erangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, Masjid Ramah Anak dengan menciptakan lingkungan yang nyaman agar generasi muda mencintai masjid, dan Refungsionalisasi Masjid harus menjalankan fungsi sosialnya secara optimal, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual.
Melalui proses musyawarah yang demokratis, berikut adalah susunan pengurus DMI Kecamatan Sembalun yang akan bertugas Ketua TGH. Faizun, Wakil Ketua H. Rendi, Sekretaris Haeril Wardi, Wakil Sekretaris Zaenal Abidin, Bendahara H.M. Rifaah, Wakil Bendahara Baharuddin.
Dengan terpilihnya jajaran pengurus ini, diharapkan DMI Sembalun mampu melahirkan terobosan inovatif yang menjadikan masjid sebagai mitra strategis pemerintah di tingkat kecamatan dalam membangun masyarakat yang religius dan sejahtera. (rs)
