Daftar Isi [Tampil]

Monitoring dan Evaluasi (Monev) teknis guna memastikan pelayanan pertanahan berjalan sesuai standar tinggi yang ditetapkan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN NTB, Catur Bowo Susbiarto, S.SiT., M.H., bersama tim teknis ahli.
Lombok Utara - Radarselaparang.com || Mengawali agenda penguatan kinerja di awal tahun, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan strategis ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lombok Utara. Kunjungan ini difokuskan pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) teknis guna memastikan pelayanan pertanahan berjalan sesuai standar tinggi yang ditetapkan.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (18/09/2025) ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN NTB, Catur Bowo Susbiarto, S.SiT., M.H., bersama tim teknis ahli.

Dalam arahannya, Catur Bowo menekankan bahwa data spasial (peta) dan data yuridis adalah pondasi utama dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Oleh karena itu, akurasi peta pendaftaran dan pemutakhiran data geospasial menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

"Sangat penting untuk meningkatkan kualitas data melalui optimalisasi teknologi survei dan pemetaan berbasis digital. Ini bukan hanya soal kecepatan, tapi soal akuntabilitas data pertanahan kita," tegasnya di hadapan jajaran Kantah Lombok Utara.

Terkait monitoring dan evaluasi dalam upaya Percepatan Layanan dengan Mendorong penyelesaian pengukuran bidang tanah agar lebih cepat sampai ke tangan masyarakat, Program Strategis Nasional dengan Memastikan target pendaftaran tanah sistematis lengkap berjalan sesuai koridor waktu, Manajemen Arsip dengan Penataan arsip ukur yang rapi untuk mempermudah pelacakan data di masa depan, dan Kesiapan SDM dengan Memastikan petugas di lapangan memiliki kompetensi dan sarana prasarana yang memadai.

Kepala Kantah Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, SH., MH., menyambut positif langkah Kanwil BPN NTB ini. Baginya, monev ini menjadi ruang konsultasi teknis sekaligus penyamaan persepsi untuk menghadapi tantangan dinamika layanan pertanahan di Lombok Utara yang semakin meningkat.

"Melalui evaluasi rutin ini, Kementerian ATR/BPN melalui Kanwil NTB berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan yang tidak hanya modern dan profesional, tetapi juga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat atas kepemilikan aset tanah mereka," ungkap Shaleh. (rs)