![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat safari Ramadhan di Masjid At-Taqwa, Dusun Gerisak, Desa Wanasaba Daya |
Dalam kunjungannya yang didampingi jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD, Bupati memberikan apresiasi khusus bagi Kecamatan Wanasaba yang dinilai sukses menekan angka kemiskinan melalui optimalisasi sektor pertanian dan peternakan.
Ada hal menarik yang diungkapkan Bupati dalam sambutannya. Ia mengakui bahwa selama setahun terakhir, dirinya jarang terlihat dalam undangan kegiatan keagamaan atau seremonial. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan demi fokus menarik dana dari Jakarta ke Lombok Timur.
“Kita mau bangun Lombok Timur, tapi kita kurang uang karena banyak dana dipotong pusat. Kita tahu uang itu adanya di Menteri-menteri di Jakarta. Karena itulah saya terus berupaya menjemput anggaran di sana,” ungkap Bupati H. Iron dengan lugas.
Strategi jemput bola tersebut terbukti membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat, di antaranya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan Kucuran dana sebesar Rp23 miliar dari pusat berhasil diamankan untuk membangun kawasan nelayan yang lebih layak dan produktif, Program SPPG dengan Kehadiran Satuan Pelayanan Gizi yang tidak hanya fokus pada kesehatan siswa, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal baru, dan Pemulihan BPJS Kesehatan saat ini Pemda tengah berjuang melobi pemerintah pusat agar 97 ribu warga Lombok Timur yang namanya sempat dihapus dari kepesertaan BPJS dapat kembali menerima bantuan iuran (PBI).
Bupati H. Iron juga memuji kemandirian ekonomi warga Wanasaba dan Sembalun. Ia berharap keberhasilan kedua kecamatan ini dalam mengelola potensi alam dapat menular ke wilayah lain di Lombok Timur agar kemiskinan ekstrem benar-benar hilang.
"Kalau semua masyarakat Lombok Timur punya pekerjaan, itulah bukti kita menuju kesejahteraan. Insyaallah, kita akan sejahtera," ujar H. Iron optimistis.
Menutup rangkaian acara, Bupati H. Iron mengajak masyarakat Dusun Gerisak dan sekitarnya untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita dan semangat ibadah yang tinggi.
Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran strategis mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Kesehatan, Perikanan, PUPR, hingga Bappeda, menunjukkan sinergi penuh pemerintah daerah dalam mengawal program-program prioritas di tingkat kecamatan. (rs)


