![]() |
| Prosesi Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang Pemuda NW se-Kabupaten Lombok Timur Masa Bakti 2026-2029. |
Acara ini menjadi momentum krusial bagi organisasi, mengingat Lombok Timur merupakan basis utama pergerakan NW. Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Besar (PB) NW, Pengurus Wilayah, tokoh-tokoh daerah, hingga perwakilan pemerintah kabupaten.
Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Ardi, dalam laporannya menegaskan bahwa pelantikan serentak di 21 kecamatan ini adalah langkah strategis untuk menjalankan instruksi PB NW.
"Kami ingin bergerak cepat. Pemuda NW harus hadir dan mewujud nyata di setiap desa di seluruh penjuru Lombok Timur," ujarnya tegas.
Senada dengan itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Kadir Jailani, memberikan apresiasi tinggi kepada para pengurus yang tetap menunjukkan militansi meski jadwal pelantikan sempat tertunda. Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat banyak pengurus kecamatan yang sudah "tancap gas" melakukan konsolidasi dari desa ke desa sebelum resmi dilantik."Semangat ini jangan pernah padam sampai garis akhir hayat. Perjuangan kita di Nahdlatul Wathan tidak boleh berhenti karena usia," pesan Kadir Jailani.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan kepengurusan hingga tingkat Anak Cabang (PAC) dan Ranting (Dusun), sesuai amanah dalam Wasiat Renungan Masa karya Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid.
"Buka madrasah di desa-desa agar ajaran Tuhan tersebar. Pemuda adalah ujung tombak, estafet kepemimpinan. Hari ini kalian di Pemuda, besok kalianlah yang akan menjadi Kepala Desa, Anggota DPR, bahkan Bupati," tambahnya memotivasi.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili oleh Asisten 1 Setda, H. Ahyan, menitipkan harapan besar agar Pemuda NW tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga menjadi solusi bagi permasalahan sosial di daerah.
Dalam sambutannya, H. Ahyan memaparkan data tantangan daerah yang cukup berat, diantaranya Kemiskinan masih terdapat sekitar 183.000 jiwa (13,5%) penduduk miskin, dengan 43.000 jiwa di antaranya masuk kategori miskin ekstrem, Stunting Angka bayi gagal tumbuh masih berada di kisaran 22-23%. Penyebab Utama adalah Tingginya angka pernikahan usia anak.
"Kami berharap Pemuda NW berdiri di depan untuk mengampanyekan pencegahan pernikahan dini. Intervensi rekan-rekan pemuda sangat membantu pemerintah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan," ujar H. Ahyan.
Ia juga mendorong agar pemuda terus meningkatkan kualitas diri mengingat data BPS 2025 menunjukkan angkatan kerja masih didominasi lulusan tingkat SD.
Puncak acara diisi dengan Irsyadat wataujihat oleh Wakil Ketua PBNW, Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan. Ia membekali para pengurus baru dengan kerangka berpikir ilmiah dan organisatoris melalui empat teori besar pengetahuan.
Salah satu yang ditekankan adalah Teori Empirisme. Pengetahuan bersumber dari panca indra. Sebagai Pemuda NW, kalian harus mengoptimalkan mata, telinga, dan rasa untuk menganalisis situasi zaman.
"Pemuda era 'Generasi Z' harus visioner, mampu membaca realitas, dan bangkit menghidupkan organisasi dengan kerja nyata," jelas Prof. Fahrurrozi.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD NTB, Hj. Lale Yaqutunnafis, S.Sos., MM., Perwakilan Bakesbangpoldagri dan Dispora Lombok Timur, dan Jajaran Pengurus Wilayah dan Daerah NW NTB.
Dengan dilantiknya pengurus di 21 kecamatan ini, Pemuda NW Lombok Timur siap memulai babak baru perjuangan yang berasaskan Yakin, Ikhlas, dan Istiqomah untuk kejayaan organisasi dan kemaslahatan umat. (rs)



