![]() |
| Pengalaman efisiensi ini dirasakan langsung oleh Yumiwati (50), warga Jakarta Barat. |
Pengalaman efisiensi ini dirasakan langsung oleh Yumiwati (50), warga Jakarta Barat. Saat mengambil Sertipikat Elektroniknya di Kantah Jakarta Barat pada Sabtu (21/02/2026), ia mengapresiasi kemudahan fitur monitoring pada aplikasi tersebut.
"Dengan adanya aplikasi Sentuh Tanahku, saya bisa mengetahui dari aplikasi apakah sudah selesai atau belum. Saat statusnya sudah di loket penyerahan, barulah saya datang ke Kantah," ungkap Yumiwati.
Menariknya, Yumiwati mengurus sertipikatnya secara mandiri tanpa bantuan kuasa atau calo. Ia memanfaatkan layanan PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), sebuah program yang sangat membantu warga yang sibuk bekerja di hari kerja. Menurutnya, antrean online dan proses yang transparan membuat segalanya jauh lebih cepat.
"Belum sampai tujuh hari sudah selesai. Harapannya ke depan pelayanan semakin bagus lagi," tambahnya.
Selain kecepatan, transformasi digital juga memberikan rasa aman yang lebih tinggi bagi pemilik lahan. Ratna Tobing (74), yang juga mengambil lima Sertipikat Elektronik miliknya, mengaku jauh lebih tenang dengan format baru ini."Dulu sertipikatnya masih berupa berkas fisik, sekarang sudah elektronik, jadi lebih aman. Aman sekali karena selain ada sertipikat fisik, sekarang juga ada versi elektroniknya di aplikasi," pungkas Ratna.
Keunggulan Layanan Digital ATR/BPN bagi Masyarakat yakni Sentuh Tanahku merupakan Aplikasi untuk cek berkas, info sertipikat, hingga ambil antrean secara online, Transparansi Status pengerjaan dapat dipantau real-time lewat ponsel, dan Keamanan Data sertipikat tersimpan secara digital, mengurangi risiko hilang atau rusaknya berkas fisik, serta PELATARAN Solusi bagi warga yang ingin mengurus tanah di hari Sabtu dan Minggu tanpa melalui calo.
Transformasi digital ini membuktikan bahwa pelayanan publik kini semakin dekat, cepat, dan transparan, memutus rantai birokrasi yang panjang demi kenyamanan masyarakat luas. (*)



