Daftar Isi [Tampil]

H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Wakil Bupati Lombok Timur, saat hadir langsung di tengah ribuan jamaah Majelis Taklim Az-Zahra, Bilasundung, Kecamatan Masbagik. 
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya hadir langsung di tengah ribuan jamaah Majelis Taklim Az-Zahra, Bilasundung, Kecamatan Masbagik. Dalam suasana yang hangat tersebut, Wabup memaparkan sejumlah capaian strategis pemerintah daerah, mulai dari isu kemiskinan hingga kesiapan infrastruktur kesehatan mutakhir. pada Kamis (12/02/2026).

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur saat ini tengah tancap gas memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan. Wabup mengungkapkan dua program unggulan yang menjadi tumpuan, diantaranya Sekolah Rakyat Sakra difokuskan untuk jenjang SLTA sementara Sekolah Rakyat Lenek diifokuskan untuk jenjang SD.

"Pendidikan adalah kunci. Dengan sekolah ini, kita ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki masa depan yang cerah," tegasnya.

Sebagai wilayah pilot project digitalisasi nasional, Wabup Edwin menekankan bahwa akurasi data kependudukan (KTP dan KK) adalah harga mati. Hal ini berkaitan langsung dengan ketepatan sasaran Bantuan Sosial (Bansos). Penerima bansos kini difokuskan pada masyarakat yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 5.

"Jika data kependudukan tidak akurat, bantuan bisa salah sasaran. Saya minta kader dan masyarakat aktif mengecek statusnya di Dukcapil," ujar Wabup.

Selain itu, Pemda juga tengah berupaya mengaktifkan kembali ratusan ribu kartu BPJS yang non-aktif. Langkah ini krusial agar warga kecil, terutama pasien rutin seperti penderita cuci darah, tetap mendapatkan hak layanan kesehatan gratis.

Kabar gembira bagi warga Masbagik dan sekitarnya, Wabup memastikan pemerataan akses kesehatan terus dikebut  RS Masbagik ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Juli 2026, Rumah Sehat Baznas nantinya dimanfaatkan kembali gedung di Labuhan untuk pelayanan masyarakat, serta RSUD Selong dilakukan peningkatan fasilitas pendukung dilakukan secara berkelanjutan sebagai rumah sakit rujukan utama.

Menutup penyampaiannya, Wabup Edwin menginformasikan bahwa sebanyak 1.401 jamaah haji asal Lombok Timur siap berangkat tahun ini. Ia mengingatkan para calon jamaah mengenai prosedur terbaru.

"Kini aturan berubah, cek kesehatan dilakukan lebih dulu, baru kemudian pelunasan biaya haji. Ini demi memastikan seluruh jamaah kita dalam kondisi prima saat beribadah di Tanah Suci," pungkasnya. (rs)