Lombok Timur - Radarselaparang.com || Suasana hangat menyelimuti halaman Kantor Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Pemda Lotim) menggelar apel perdana pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H yang dirangkaikan dengan tradisi halalbihalal. pada Rabu (25/3/2026).
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin pimpin langsung apel di hari pertama masuk kantor pasca lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Momentum ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus pemantik semangat kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kembali tancap gas dalam melayani masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin yang akarab disapa H. Iron, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran ASN. Meski selama Ramadhan terdapat penyesuaian jam kerja, ia menilai esensi pelayanan publik tetap terjaga dengan produktivitas yang stabil.
"Saya atas nama pribadi dan Pemda Lombok Timur mengucapkan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Inilah kesempatan bagi kita untuk saling membersihkan diri dari kekhilafan selama bekerja sama dalam setahun terakhir," ungkap Bupati H. Iron dengan nada takzim.
Ada hal menarik dalam pidato Bupati H. Iron kali ini. Di tengah suasana Idulfitri, ia memberikan peringatan mengenai kondisi dunia yang sedang tidak menentu. Konflik global yang terjadi saat ini mulai berdampak pada terganggunya rantai pasok energi dan pangan, mulai dari BBM hingga tersendatnya impor bahan baku pupuk serta komoditas strategis seperti jagung dan bawang putih.
Sebagai langkah antisipatif terhadap potensi krisis energi, Bupati H. Iron mengungkapkan wacana yang cukup mengejutkan pemberlakuan kembali pola kerja ala pandemi.
Skema antisipasi Wacana Work From Home (WFH) 50% dan Work From Office (WFO) 50% dan Status masih menunggu instruksi resmi dari Pemerintah Pusat.
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, H. Iron menuntut pola kerja yang lebih cepat dan responsif dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik yang berstatus definitif maupun Pelaksana Tugas (Plt).
Namun, ia tetap memberikan catatan tegas agar setiap langkah strategis dan inovasi tetap dikonsultasikan kepada pimpinan yang lebih tinggi guna menjaga keselarasan kebijakan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi bersalam-salaman (halalbihalal) yang diikuti oleh Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan OPD, Staf Ahli, Asisten, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkup Pemda Lombok Timur. Semangat baru ini diharapkan menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026. (rs)

