![]() |
| Raker Pemuda NW Sikur sekaligus Buka Puasa Bersama di Lesehan Cahaya Tetebatu |
Dalam diskusi penyusunan program, Ketua PC Pemuda NW Sikur, Ahmad Ahyar, menekankan agar pengurus tidak perlu muluk-muluk dalam merancang rencana. Fokus utama adalah program yang nyata, disepakati bersama, dan sesuai dengan kemampuan kondisi saat ini.
"Kita tidak perlu daftar program yang terlalu panjang. Cukup maksimal lima program saja, tapi benar-benar kita jalankan bersama sebagai satu komando, bukan program individu," tegas Ahmad Ahyar.
Beberapa gambaran program jangka pendek yang disepakati antara lain:1. Aksi Sosial Ramadan: Pembagian takjil untuk masyarakat.
2. Penguatan Basis: Menghidupkan kembali silaturahmi ke madrasah-madrasah.
3. Konsolidasi Internal: Pertemuan rutin bulanan untuk menjaga komunikasi.
4. Pemberdayaan Ekonomi: Memulai langkah kecil di bidang ekonomi produktif.
Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Kadir Jaelani, memberikan analogi yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa Pemuda NW di Sikur ibarat bayi yang baru lahir kembali setelah sekian lama "mati suri".
"Jangan langsung diajak berlari, nanti jatuh. Kita ajak berdiri dulu, belajar melangkah satu-dua langkah. Jika sudah kuat, baru kita lari kencang. Yang paling penting, jangan sampai kena 'ilmu kejiman' (menghilang setelah dibentuk). Komunikasi harus tetap lancar," ujar Abdul Kadir.
Selain membahas program kerja, pertemuan ini juga menyinggung penyesuaian Peraturan Organisasi (PO) terkait masa jabatan. Sesuai ketentuan terbaru, masa kepengurusan untuk tingkat Pimpinan Cabang kini ditetapkan selama 3 tahun, berbeda dengan tingkat Pusat (5 tahun) dan Wilayah (4 tahun).
Acara ditutup dengan diskusi hangat dan buka puasa bersama, mempertegas pesan utama bahwa meskipun berasal dari latar belakang berbeda, ikatan persaudaraan di Pemuda NW adalah jembatan kasih sayang yang menyatukan mereka layaknya keluarga kandung. (rs)



