![]() |
| Remaja Musholla Ar Rahman sukses menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriyah dengan cara yang tidak biasa dan penuh kearifan lokal. |
Bukan sekadar piala atau uang tunai, panitia menyiapkan hadiah fantastis yang mengundang decak kagum warga: Tiga ekor kambing diberikan kepada para juara utama sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kemampuan mereka dalam bertadarus.
Kemeriahan ini tidak hanya dirasakan oleh warga setempat. Peserta lomba datang dari lintas desa, yakni Desa Madayin dan Desa Obel-Obel. Mulai dari anak-anak hingga remaja tampil penuh penghayatan, menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara tartil di hadapan para juri dan tokoh masyarakat yang hadir.
Antusiasme warga pun tumpah ruah. Masyarakat hadir bukan hanya untuk menonton, tetapi memberikan dukungan moril bagi para peserta yang telah bersungguh-sungguh mempelajari kitab suci selama bulan Ramadan.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung pada malam 29 Ramadhan tersebut. Momen haru sekaligus bahagia terpancar saat para pemenang menerima "hadiah hidup" tersebut.
Fadliawan, selaku perwakilan panitia, menjelaskan bahwa pemilihan kambing sebagai hadiah utama memiliki makna filosofis dan ekonomi. Ia berharap hadiah kambing ini tidak hanya menjadi motivasi saat lomba, tetapi memberikan manfaat nyata jangka panjang bagi penerimanya.
"Selain itu, ini adalah cara kami menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga," ungkapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan rasa syukur yang mendalam dari seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan acara di Dusun Beburung ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Kecamatan Sambelia untuk terus menghidupkan tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah masyarakat. (rs/acip)


