LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Menginjak usia ke-73 tahun, Nahdlatul Wathan (NW) kembali menegaskan komitmen sosialnya melalui aksi nyata. Lembaga Amal, Zakat, Infaq, Sadaqah, Wakaf, dan Hibah Nahdlatul Wathan (LAZAH NW) resmi meluncurkan "Gerakan 73.000 Takjil Gratis" yang dimulai serentak pada Sabtu, 1 Maret hingga 7 Maret 2025.
LAZAH NW meluncurkan "Gerakan 73.000 Takjil Gratis"
Aksi sosial ini bukan sekadar pembagian makanan berbuka, melainkan simbol syukur atas perjalanan panjang organisasi dalam membangun bangsa.
Titik awal gerakan ini dipusatkan di depan Kampus IAI Hamzanwadi NW Lombok Timur. Menjelang bedug magrib, suasana riuh penuh kehangatan menyelimuti lokasi saat para relawan membagikan paket takjil kepada para santri, mahasiswa, hingga pengguna jalan yang masih terjebak di tengah perjalanan.
Ketua Pimpinan Pusat LAZAH NW, Abdul Kabir, yang memimpin langsung aksi ini menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW)."Kegiatan ini adalah ungkapan rasa syukur bahwa selama 73 tahun, Nahdlatul Wathan telah berkontribusi besar terhadap pembangunan tanah air. Kami ingin kebahagiaan milad ini dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Kabir di sela-sela pembagian takjil.
Angka 73.000 dipilih sesuai dengan usia milad NW tahun ini. Menariknya, gerakan ini tidak hanya terpusat di Lombok Timur, tetapi juga digerakkan secara masif oleh Badan Otonom NW di seluruh daerah, Pengurus Organisasi di berbagai tingkatan, dan Lembaga-Lembaga NW yang tersebar di pelosok Nusantara.
Rangkaian pembagian takjil gratis ini akan berlangsung selama satu pekan penuh. Momentum ini akan mencapai puncaknya pada 7 Maret 2025, bertepatan dengan perayaan utama Hari Jadi NW ke-73 yang digelar di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani.
Selain untuk membantu umat menjalankan ibadah puasa, LAZAH NW berharap gerakan ini dapat mempererat ukhuwah (persaudaraan) dan menginspirasi masyarakat luas untuk terus merawat semangat kepedulian sosial sesuai dengan nilai perjuangan Nahdlatul Wathan. (rs)


