Lombok Timur - Radarselaparang.com || Gema Ramadan di Kabupaten Lombok Timur terus diwarnai dengan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memimpin rombongan Tim Safari Ramadan Kabupaten menyambangi Masjid Nuruttaqwa, Lingkungan Rekat Lauk, Kelurahan Sandubaya. Jumat malam (13/3/2026).
Sekda Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memimpin rombongan Tim Safari Ramadan Kabupaten menyambangi Masjid Nuruttaqwa, Lingkungan Rekat Lauk, Kelurahan Sandubaya
Kehadiran rombongan disambut dengan antusiasme tinggi oleh jamaah serta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang bagi pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi langsung atas kemandirian warga di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Sekda Juaini menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Masjid Nuruttaqwa terpilih menjadi bagian dari agenda besar daerah. Dari sekian banyak rumah ibadah di Lombok Timur, Nuruttaqwa merupakan satu dari 21 masjid resmi yang menjadi lokasi kunjungan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten pada tahun 1447 Hijriah ini.
Tak lupa, Sekda Juaini menyampaikan pesan khidmat dari pucuk pimpinan daerah yang berhalangan hadir secara langsung di lokasi tersebut. Salam takzim Bapak Bupati dan Wakil Bupati kepada seluruh masyarakat Rekat Lauk, khususnya jamaah Masjid Nuruttaqwa.
"Beliau menitipkan salam hangat, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," ujar Sekda Juaini dengan penuh keramahtamahan.
Satu hal yang menjadi sorotan utama dalam kunjungan tersebut adalah kekaguman Sekda terhadap karakter warga Rekat Lauk. Ia menilai masyarakat setempat memiliki etos kerja yang luar biasa di balik kesederhanaannya.
Bukti nyata dari karakter tersebut adalah kemegahan Masjid Nuruttaqwa. Sekda memuji bagaimana rumah ibadah tersebut bisa berdiri kokoh dan indah berkat hasil swadaya serta cucuran keringat warga sendiri, tanpa hanya berpangku tangan menunggu bantuan formal.
Selain kemandirian ekonomi, aspek sosial masyarakat Rekat Lauk juga mendapat nilai plus. Sekda memuji semangat gotong royong yang masih mengakar kuat, di mana sinergi antara pemerintah kelurahan dan warga terjalin dengan sangat harmonis.
"Sinergi antara pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat dalam menyelesaikan setiap masalah melalui ruang musyawarah adalah modal utama pembangunan daerah yang harus terus kita jaga bersama," tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur, sembari memperkuat komitmen pemerintah untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif mandiri dari masyarakat desa dan kelurahan. (rs)

