Daftar Isi [Tampil]

Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya hadir di tengah masyarakat dalam agenda Safari Ramadhan ke-17 di Tanah Mira, Desa Wanasaba Lauk. Sekaligus menutup rangkaian safari Ramadan 1447 H.
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Suasana khidmat menyelimuti Dusun Tanak Mira, Desa Wanasaba Lauk, Di bawah naungan langit malam ke-27 Ramadhan yang penuh kemuliaan, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur hadir di tengah masyarakat dalam agenda Safari Ramadhan ke-17, pada Senin malam (16/3/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler biasa. Bagi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Tanak Mira adalah lokasi yang sangat spesial. Titik ke-17 ini merupakan lokasi terakhir yang ia minta secara khusus dalam jadwal safarinya tahun ini.
Melepas Rindu dan Mempererat Silaturahmi

Dalam sambutannya yang hangat, Wabup Edwin mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan lokasi tersebut. Ia mengaku memiliki kerinduan mendalam untuk kembali bertatap muka dan menyapa langsung warga Wanasaba Lauk.

"Tanak Mira ini adalah titik yang saya minta secara khusus. Sudah cukup lama saya tidak berkesempatan bersilaturahmi dan mendengar langsung aspirasi dari bapak dan ibu di sini. Malam ini, rasa rindu itu terobati," ungkap Wabup Edwin di hadapan jamaah yang memadati lokasi acara.

Kehadiran orang nomor dua di Lombok Timur ini disambut antusias oleh warga yang telah menanti sejak waktu berbuka puasa. Pertemuan ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat akar rumput.

Mengingat kunjungan ini bertepatan dengan momentum Nuzulul Qur’an, acara tersebut dirangkaikan dengan peringatan turunnya kitab suci umat Islam. Dalam tausiyahnya, Wabup membedah esensi dari Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Ia menekankan bahwa perintah pertama dalam Al-Qur'an, yakni “Iqra” (Bacalah), tidak boleh dimaknai secara sempit hanya sebatas mengeja huruf atau menempuh pendidikan formal di sekolah.

"Perintah 'Membaca' itu luas. Kita tidak hanya diminta membaca kitab suci atau buku pelajaran, tetapi juga dituntut untuk memiliki kepekaan dalam 'membaca' situasi," tegas Wabup Edwin.

Lebih lanjut, Wabup Edwin mengajak masyarakat untuk cerdas dalam membaca dinamika zaman, terutama terkait kondisi politik dan ekonomi saat ini. Di tengah arus informasi yang cepat dan tantangan ekonomi global yang berdampak hingga ke desa, masyarakat diharapkan tidak pasif.

Dalam aspek ekonomi, Masyarakat diminta jeli melihat peluang dan tantangan agar ketahanan pangan keluarga tetap terjaga.

Begitu juga dalam aspek politik, Kepekaan dalam membaca situasi politik sangat penting agar masyarakat tetap bersatu dan tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

Kunjungan di Desa Wanasaba Lauk ini menjadi salah satu puncak dari rangkaian perjalanan spiritual dan birokrasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur selama bulan suci.

Dengan berakhirnya agenda di lokasi ke-17 ini, diharapkan pesan-pesan pembangunan dan religiusitas yang disampaikan dapat membekas di hati masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan di sisa hari Ramadhan, serta harapan agar Lombok Timur tetap dalam kondisi yang aman, damai, dan sejahtera. (rs)