Lombok Timur - Radarselaparang.com || Semangat silaturahmi di bulan suci terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui agenda Safari Ramadan. Pada Kamis (12/3/2026), Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur hadir di tengah jamaah Masjid Jami'atussyariah, Desa Teko, Kecamatan Pringgabaya, untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan kebijakan strategis daerah.
Wabup Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya saat Safari Ramadan hadir di tengah jamaah Masjid Jami'atussyariah, Desa Teko, Kecamatan Pringgabaya.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, Wabup menekankan pentingnya reformasi birokrasi dalam penyaluran bantuan sosial. Ia menyatakan bahwa saat ini pemerintah daerah beralih menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan tunggal.
Langkah penggunaan DTSEN ini diambil bukan tanpa alasan. Wabup menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci utama agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran.
"Penggunaan DTSEN ini dilakukan guna menjamin distribusi bantuan sosial lebih presisi. Kita ingin memastikan bantuan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan tanpa ada tumpang tindih," jelasnya di hadapan para tokoh agama dan masyarakat Desa Teko.
Terkait volume bantuan tahun ini, Wabup bersikap transparan mengenai kondisi fiskal daerah. Ia mengungkapkan adanya penyesuaian anggaran yang berdampak pada jumlah penerima manfaat dibandingkan tahun sebelumnya.
Realisasi anggaran turun dari Rp40 miliar (tahun lalu) menjadi Rp30 miliar pada tahun ini dengan target penerima mencakup sekitar 198.700 Kepala Keluarga (KK).
"Tahun ini kita harus menyisir data dengan lebih ketat agar mencukupi anggaran yang tersedia. Penyesuaian ini menuntut kita untuk lebih selektif dan adil dalam pembagian," tambah Wabup.
Selain membahas data makro, Safari Ramadan kali ini juga membawa angin segar bagi para pejuang di tingkat desa. Wabup mengonfirmasi bahwa pada penghujung bulan Maret ini, bantuan khusus bagi kader Posyandu dan anggota Linmas atau BKD akan segera dicairkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Khusus untuk warga Kecamatan Pringgabaya yang menantikan bantuan sembako setelah sebelumnya diluncurkan secara resmi oleh Bupati di Masbagik Selatan, Wabup memastikan proses distribusi akan segera tiba di depan pintu rumah warga.
"Proses pendistribusian sembako di wilayah Pringgabaya dijadwalkan mulai menyentuh desa-desa pada Jumat (13/3/2026)," tegasnya.
Melalui momentum Ramadan ini, Pemkab Lombok Timur berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga, sembari memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas meski di tengah keterbatasan anggaran. (rs)

