![]() |
| BPN KLU) turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam seremoni peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Dusun Amor-amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan |
Kegiatan krusial ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara, jajaran Pemerintah Daerah, serta berbagai instansi terkait. Kehadiran perwakilan Kantor Pertanahan menjadi simbol sinergi antarlembaga dalam memastikan aspek tata ruang dan legalitas lahan mendukung percepatan infrastruktur publik.
Program Sekolah Rakyat ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari visi besar pemerataan akses pendidikan di pelosok daerah. Fokus utamanya adalah menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan formal yang memadai.
"Kehadiran kami adalah bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan fasilitas pendidikan. Kami berharap Sekolah Rakyat ini menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda di Lombok Utara," ujar Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H., Kepala Kantor BPN KLU.
Pembangunan ini juga memiliki nilai strategis karena selaras dengan agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kabinet saat ini memang tengah menitikberatkan pada Peningkatan Kualitas SDM dengan Menciptakan generasi muda yang kompetitif, Kesejahteraan Masyarakat dengan emper kecil kesenjangan fasilitas antarwilayah, dan Akselerasi Infrastruktur Desa dengan memastikan pembangunan dimulai dari pinggiran.
Pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan KLU berharap proses konstruksi berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dengan rampungnya sekolah ini tepat waktu, warga Desa Gumantar dan sekitarnya dapat segera merasakan manfaat nyata dari fasilitas pendidikan yang lebih dekat dan berkualitas.
Melalui sinergi ini, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi pondasi kuat bagi kemajuan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Utara di masa depan. (RS)


