Daftar Isi [Tampil]

Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Lombok Timur (Lotim)
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Lombok Timur (Lotim)  membawa kabar gembira. Madrasah unggulan di NTB itu resmi mendapat Program Revitalisasi dari Kemenag RI. Jumat (24/4/2026).

“Alhamdulillah MAN IC Lotim dapat Program Revitalisasi dari Kementerian. Jadi silahkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk mencetak kader-kader Insan Cendekiawan yang berprestasi,” tegas Prof. Suyitno di hadapan guru dan siswa, belum lama ini.

Program revitalisasi ini diharapkan memperkuat sarana, mutu pembelajaran, serta ekosistem riset di MAN IC Lotim. Prof. Suyitno menyebut MAN IC punya posisi strategis di NTB. 

“MAN IC satu-satunya madrasah terbaik di NTB jadi harus menjadi role model karena guru dan muridnya diseleksi secara nasional,” ujarnya.

Dalam arahannya, Dirjen Pendis menekankan pentingnya Karya Tulis Ilmiah sebagai napas madrasah modern. Ia meminta budaya menulis dan meneliti ditanamkan sejak dini, baik untuk guru maupun siswa.

“Guru dan siswa MAN IC harus membiasakan budaya menulis dan meneliti. KTI bukan hanya untuk lomba, tapi jadi jalan membangun madrasah berbasis riset yang berdaya saing global,” tegasnya. 

Lebih jauh, Prof. Suyitno mendorong hasil riset warga madrasah tidak berhenti di rak sekolah. “Saya dorong agar hasil KTI siswa dan guru bisa dipublikasikan di jurnal nasional hingga internasional,” tambahnya. Menurutnya, publikasi ilmiah jadi bukti konkret kualitas madrasah di kancah dunia.

Kehadiran orang nomor satu di Ditjen Pendis itu disambut hangat civitas MAN IC Lotim. Kepala MAN IC Lotim, H. Nasruddin Mansyur, M.Pd.I, mengaku kunjungan ini jadi suntikan semangat.

“Kehadiran Prof. Suyitno menjadi motivasi besar bagi kami. Hasil workshop ini insyaallah langsung kami tindak lanjuti dengan program dan pendampingan intensif untuk guru dan siswa,” ujar Nasruddin. 

Ia memastikan madrasah akan segera menyusun langkah konkret, mulai dari pelatihan penulisan KTI, klinik riset, hingga pendampingan publikasi agar target Dirjen tercapai.

Dari Kanwil Kemenag NTB, Kabag TU H. Fathurrahman, SH yang hadir mewakili Kakanwil juga menyampaikan apresiasi. “Terima kasih atas kehadiran Pak Dirjen bisa hadir ke Lombok. Beliau ini menjadi motivasi besar bagi kemajuan pendidikan di bawah naungan Kemenag NTB, dan Lombok Timur khususnya. Semoga MAN IC ini semakin maju dan berkembang,” tutupnya.

Dengan program revitalisasi dan dorongan riset langsung dari Dirjen, MAN IC Lotim ditargetkan tak hanya unggul di tingkat nasional, tapi juga mampu bersaing di panggung global lewat karya ilmiah guru dan siswanya. (fkr/RS)