Daftar Isi [Tampil]

Peserta Program Magang Internasional ke Jepang mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Suasana haru, bangga, dan penuh harapan menyelimuti pelepasan peserta Program Magang Internasional ke Jepang bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama dan Hubungan Internasional ini berlangsung di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi, pukul 09.00–11.00 WITA.

Dihadiri oleh Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, jajaran pimpinan universitas, mitra industri, serta orang tua mahasiswa, momen ini menjadi langkah awal perjalanan besar bagi 19 mahasiswa yang akan menapaki pengalaman internasional.

Koordinator Prodi Pariwisata, Muhammad Ramli, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini telah melalui proses panjang sejak April 2025, mulai dari sosialisasi, seleksi, wawancara, hingga pelatihan bahasa. Para peserta akan diberangkatkan dalam dua kloter, dengan keberangkatan pertama pada 5 Mei 2026, untuk menjalani magang selama satu tahun yang dikonversi menjadi dua semester perkuliahan.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus penuh makna. Ia mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Gunakan waktu satu tahun ini untuk meng-upgrade skill dan kemampuan bahasa. Pengalaman seperti ini tidak bisa dibeli, tetapi akan menjadi bekal hidup yang sangat berharga,” tuturnya.

Tak hanya itu, Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Hamzanwadi untuk mendidik putra-putri Bapak/Ibu. Dukungan dan doa orang tua adalah kekuatan terbesar bagi mereka dalam menempuh perjalanan ini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen universitas dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk mitra industri dan instansi pemerintah.

Sementara itu, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA), Parman Munte, menyampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di Gensen Holding dan Itoens Hotel. Ia optimistis seluruh peserta mampu beradaptasi dengan cepat di Jepang, mengingat kesiapan yang telah ditunjukkan selama proses pelatihan.

Pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal perjalanan mimpi. Dengan doa orang tua, dukungan kampus, dan semangat belajar yang tinggi, para mahasiswa diharapkan mampu membawa nama baik almamater dan kembali dengan pengalaman yang mengubah masa depan..(RS)