![]() |
| Pengurus Anak Cabang (PAC) Nahdlatul Wathan (NW) Ketangga secara resmi menetapkan Samsul Mujahidin sebagai nakhoda baru untuk masa bakti 2026–2031. |
Terpilihnya Muja, panggilannya bukan sekadar pergantian pengurus biasa, melainkan simbol kuatnya ruang bagi kader muda dalam mengambil peran strategis di tubuh organisasi yang didirikan oleh pahlawan nasional ini.
Proses pemilihan berlangsung demokratis dengan dihadiri tokoh organisasi, pengurus cabang, hingga kader dari berbagai unsur. Meski muncul nama-nama senior yang berpengalaman, forum justru sepakat memberikan amanah besar kepada Samsul Mujahidin.
Ditemui usai acara, Muja mengaku terkejut dan tidak menyangka akan terpilih dengan memiliki ekspektasi ke sana, mengingat usianya yang relatif masih muda dan banyaknya tokoh senior yang jauh lebih berpengalaman.
"Namun, karena ini adalah amanah forum, saya terima dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya.
Meski tergolong muda, Muja bukanlah orang baru dalam dinamika organisasi. Ia memiliki bekal pengalaman yang mumpuni, di antaranya Mantan Ketua PC Pemuda NW Kecamatan Suwela:Pengalaman memimpin organisasi kepemudaan, Mantan Sekretaris PAC NW Ketangga: Memahami seluk-beluk administratif dan akar rumput di periode sebelumnya, dan Tokoh Pendidikan: Menjabat sebagai pengurus Yayasan Miftahul Faizin dan merupakan Kepala Sekolah SMK NW Ketangga pertama.
Kombinasi antara jiwa muda yang progresif dan pengalaman manajerial di bidang pendidikan menjadikannya sosok yang dianggap mampu menjawab tantangan zaman.
Sesuai dengan mandat rapat, ketua terpilih diberikan hak prerogatif untuk menyusun struktur inti. Tanpa menunda waktu, Samsul Mujahidin langsung menunjuk dua rekan strategis untuk mendampinginya Samsul Wahyi sebagai Sekretaris, dan Mazkar sebagai Bendahara.
Terpilihnya formasi baru ini membawa harapan besar bagi para jamaah NW di Ketangga. Kepemimpinan Samsul diharapkan mampu Memperkuat Ukhuwah: Menjaga keharmonisan antar jamaah dan tokoh senior-junior dan Inovasi Program Kerja: Membawa NW Ketangga lebih responsif terhadap isu sosial dan pendidikan, serta Menjaga Marwah: Tetap teguh pada nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Wathan dalam melayani umat.
Momentum ini menjadi bukti bahwa regenerasi di tubuh NW Ketangga berjalan sehat. Dengan nakhoda muda di kemudi, NW Ketangga siap berlayar menuju masa depan yang lebih solid, maju, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (rs)


