Daftar Isi [Tampil]

Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc, bersama Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melaksanakan Panen Raya Jagung Varietas Adv Jago
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Hamparan hijau lahan kering di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, menjadi saksi bisu keberhasilan kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc, bersama Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melaksanakan Panen Raya Jagung Varietas Adv Jago. Pada Kamis (23/4/2026).

Acara ini bukan sekadar seremoni potong batang jagung, melainkan simbol kebangkitan ekonomi umat melalui sektor pertanian di lahan marginal.

Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin memaparkan keajaiban teknis yang dilakukan petani Lombok Timur. Dari total 113.000 hektar lahan kering di wilayahnya, para petani di wilayah selatan seperti Jerowaru telah bertransformasi secara mandiri.

"Masyarakat kami luar biasa. Mereka merelakan sebagian tanahnya untuk membangun ribuan embung tadah hujan secara swadaya. Di sana, mereka memelihara ikan, lalu airnya digunakan untuk menyiram jagung dan tembakau," ujar Bupati Haerul.

Strategi ini terbukti ampuh. Sektor pertanian kini mendominasi PDRB Lombok Timur sebesar 27%. Tak hanya itu, Bupati juga menegaskan komitmennya pada kesejahteraan petani melalui inovasi BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh kelompok tani binaan, termasuk marbot dan guru ngaji, telah terlindungi jaminan sosial dengan nilai santunan kematian mencapai Rp106 juta hingga Rp260 juta.

Ketua Baznas RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan Pemkab Lombok Timur. Ia menekankan bahwa kedaulatan pangan adalah nafas kehidupan rakyat, selaras dengan visi nasional mengenai ketahanan pangan, air, dan energi.

"Kita punya sumber daya alam yang hebat. Jangan sampai kita kalah dari Thailand. Kita harus cemburu melihat jamaah haji di Arab Saudi makan produk pangan Thailand, padahal kita punya potensi besar di sini," tegas Sodik Mudjahid.

Ia menjelaskan bahwa dana zakat yang dikelola Baznas diwujudkan dalam bentuk hamparan jagung ini sebagai amanah untuk memakmurkan umat.

"Amanat uang umat ini tidak akan maksimal tanpa dukungan pemerintah daerah. Di Lombok Timur, dukungannya luar biasa, bahkan hingga proteksi BPJS Ketenagakerjaan bagi petani," tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi panen bersama di tengah ladang jagung. Suasana kebersamaan tampak kental saat Ketua Baznas RI dan Bupati bahu-membahu memetik tongkol jagung berkualitas unggul tersebut, didampingi oleh jajaran Forkopimda (Kejari, Polres, Kodim), serta Ketua Baznas Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur.

Melalui program Lumbung Pangan ini, diharapkan para petani tidak hanya selamat dari hama dan penyakit, tetapi juga naik kelas secara ekonomi. Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran, dipadukan dengan inovasi teknik pertanian, mampu menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri. (rs)