Daftar Isi [Tampil]

Aparat kepolisian bersama kepala Dusun usai mengamankan pelaku.
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Suasana di Dusun Merembuk, Desa Aik Perapa, Kecamatan Aikmel, mendadak mencekam pada Kamis (16/4/2026) malam. Seorang pria berinisial N (26), warga Desa Bebidas, harus dievakuasi ketat oleh aparat kepolisian setelah tertangkap tangan oleh warga diduga mencuri buah alpukat milik pengusaha lokal.

Aksi pelaku terbongkar berkat kekompakan warga di grup WhatsApp "Sodagar Alpukat". Para pedagang menaruh curiga terhadap orang asing yang berkeliling mencari alpukat namun tidak dikenal oleh komunitas setempat.
Merespons keresahan warga, Kepala Wilayah (Kawil) Merembuk, Muh. Zaelani, bersama seorang pengepul alpukat bernama Amaq Peni, melakukan penyisiran. Mereka akhirnya menemukan pelaku di dekat kebun warga.

"Saat diinterogasi Amaq Peni, pelaku berdalih sedang mencari temannya yang bernama Dilan. Namun karena gerak-geriknya sangat mencurigakan, pelaku langsung dibawa ke rumah Kawil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kasi Humas Polres Lotim, IPTU Lalu Rusmaladi.

Di rumah Kawil, pelaku awalnya bungkam. Namun, melihat warga yang semakin banyak berdatangan dan mengepung lokasi, pelaku akhirnya mengaku. Ia mengungkapkan bahwa alpukat hasil curiannya telah disembunyikan di sebuah kebun di wilayah Dusun Senganton, Desa Beriri Jarak. Akibat kejadian ini, korban yang merupakan pengusaha alpukat, Muhammad Tahir (35), dilaporkan mengalami luka memar di bagian wajah.

Guna mencegah aksi main hakim sendiri, Bhabinkamtibmas setempat segera menghubungi Kapolsek Aikmel dan Polres Lombok Timur untuk meminta bantuan perkuatan.

Sekitar pukul 21.00 WITA, Tim Gabungan yang dipimpin oleh PAMAPTA 3 Polres Lotim IPDA Muh Agus Syahputra, S.Tr.I.K dan Piket Pawas IPTU Miftahuddin S.Ag) tiba di lokasi. Dengan pengawalan ketat dari personel Sat Dalmas, pelaku berhasil dievakuasi dari rumah Kawil menggunakan Truk Dalmas.

Operasi pengamanan dan evakuasi tersebut berakhir pada pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Saat ini, terduga pelaku telah mendekam di Mako Polres Lombok Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang tidak bertindak anarkis dan segera melapor kepada pihak berwajib. Saat ini situasi di Desa Aik Perapa sudah kembali kondusif," tutup IPTU Lalu Rusmaladi.