LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Halaman Majlis Dakwah Hamzanwadi II Anjani penuh haru dan bangga. Sebanyak 990 santri dari tingkat TK hingga SLTA di bawah Yayasan Pendidikan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani mengikuti Tasyakur Penamatan, Minggu kemarin. Ahad (3/5/2026)
Sebanyak 990 santri dari tingkat TK hingga SLTA di bawah Yayasan Pendidikan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani mengikuti Tasyakur Penamatan
Tahun ini acaranya beda dari biasanya. Format dibuat mirip wisuda perguruan tinggi. Nama calon alumni dipanggil satu per satu, lalu dikalungkan medali sebagai simbol tamat pada jenjang pendidikan masing-masing.
Ketua Panitia H. Husnul Abror menyebut penamatan ini rutinitas sebagai wujud syukur atas keberhasilan mengantarkan santri kelas akhir sampai selesai.
Rinciannya: TK 43 orang, MI 18 orang, MTs Muallimin NW 132 orang, MTs Muallimat NW 159 orang, SMP NW 46 orang, MA Muallimin NW 149 orang, MA Muallimat NW 117 orang, MAPK Syaikh Zainuddin NW 172 orang, MAK Hamzanwadi II 89 orang, SMA NW 25 orang, dan SMK NW 40 orang.
Ketua Umum PBNW DR TGKH Muhammad Zainuddin Atsani mengingatkan para santri agar melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan kembali mengabdi untuk kemajuan Nahdlatul Wathan.
“Pesan Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, jangan lupa asal kita memulai dan jangan lupa tempat kita belajar, organisasi NW kita dan guru-guru yang mengajarkan kita,” pesannya.
Ia juga berpesan agar santri menjaga adab dan akhlak di mana pun berada. “Kita hidup berdampingan, sehingga adab dan akhlak tetap diutamakan. Di mana pun profesi kalian, jangan lupa jasa NW,” tegasnya.
Kepala Dikpora NTB DR Syamsul Hadi menyampaikan Pemprov terus mengawal peningkatan pendidikan, mulai dari revitalisasi, digitalisasi, hingga kualitas guru.
“Saya berharap ke depan para santri Syaikh Zainuddin NW Anjani bisa berprestasi dan membawa harum nama NTB, baik nasional maupun internasional,” ujarnya.
Acara turut dihadiri perwakilan Polres Lotim, Masyaikhul Ma’had DQH NW, jajaran pengurus NW, wali santri, dan tamu undangan.
Dengan 990 santri yang resmi menamatkan studi, Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani kembali menegaskan perannya mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi. (*)

