Daftar Isi [Tampil]

warga Lingkungan Bagek Longgek Barat, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, meninggal dunia setelah terseret arus deras di samping rumahnya
Lombok Timur - Radarselaparang.com || Niat baik membersihkan saluran air berakhir tragis. H, warga Lingkungan Bagek Longgek Barat, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, meninggal dunia setelah terseret arus deras di samping rumahnya, Selasa 19 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WITA.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Selong sejak sore membuat air di sekitar rumah korban mulai tergenang. Melihat saluran tersumbat sampah dan pecahan batako, H mencoba membuka penutup beton menggunakan linggis. Setelah penutup terangkat, ia turun ke dalam saluran untuk membersihkan sumbatan. 

Keputusan itu menjadi fatal. Arus air yang deras akibat hujan membuat H kehilangan pijakan dan terseret. Dalam kepanikan, ia sempat meminta tolong kepada istrinya yang berinisial M. Namun usaha menyelamatkan tidak berhasil karena arus terlalu kuat.

M lalu meminta bantuan dua warga sekitar, MJ dan MM. Dengan susah payah, ketiganya berhasil mengangkat korban dari dalam saluran dan membawanya pulang ke rumah. Korban segera dilarikan ke RS Lotim Medical Center menggunakan ambulans Damkar Lombok Timur, tapi nyawanya tak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan H meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan keluarga.

Kapolsek Selong Iptu Susana Ernawati Djangu, S.H. menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Sementara Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Rusmaladi menyampaikan bahwa keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. 

“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujar Rusmaladi.

Ia juga mengingatkan warga agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar saluran air di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda NTB. Dalam beberapa bulan terakhir, sudah dua kasus serupa terjadi dan menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak turun ke selokan atau saluran air saat hujan deras karena sangat berbahaya. Bhabinkamtibmas juga akan terus memberikan sosialisasi kepada warga untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya. (rs/Toni)